Berikut 8 Tips Mudik Aman Dengan Kendaraan Pribadi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Juni 2018 - 16:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ilustrasi mudik. (llustrasi: Int)

PROFESI-UNM.COM  Mudik telah tiba. Bagi perantauan atau mahasiswa, mudik ke kampung halaman dan berkumpul bersama  keluarga menikmati kebersamaan hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang dinanti-nantikan, Minggu (10/6)

Ada beragam pilihan cara mudik, mudik dengan transportasi umum atau pribadi, lalu pilihan mudik dengan transportasi darat, udara, dan laut. Untuk pemilihan transportasi umum, mudik biasanya dilakukan jauh-jauh hari guna mengantisipasi kenaikan harga tiket kendaraan umum seperti, bus, pesawat terbang dan kapal laut.

Umumnya, semakin dekat dengan hari raya maka harga tiket juga melambung kian tinggi dibandingkan dengan tiket di luar hari besar. Tidak heran jika sekarang orang-orang lebih memilih mudik dengan menggunakan transportasi pribadi seperti mobil dan sepeda motor. Sebab, bisa menekan ongkos transportasi. Namun, masing-masing memiliki nilai plus dan minus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut beberapa tips mudik agar aman dan selamat sampai tujuan.

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Hal utama dan paling penting dilakukan sebelum mudik adalah memeriksa kondisi kendaraan Anda terlebih dulu. Lakukan cek mobil atau motor ke bengkel terdekat. Kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.

Untuk mobil, usahakan untuk periksa mesin, rem, oli, air bag dan roda. Untuk motor, mesin, rem dan ban motor harus dipastikan dalam kondisi baik. Jangan meremehkan hal ini, karena banyak terjadi kecelakaan di jalan dikarenakan kondisi kendaraan kurang layak untuk dipakai mudik.

2. Hindari Mengangkut Penumpang Melebihi Kapasitas Kendaraan

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, sebaiknya hindari mengangkut beban atau orang yang melebih kapasitas dari kendaraan Anda. Pada dasarnya, setiap kendaraan didesain untuk mengangkut beban atau orang sesuai kapasitasnya masing-masing.

Baca Juga Berita :  UNM Terapkan Sistem 1000 Pendaftar Wisuda

Namun, jika terjadi kelebihan beban, hal ini berpotensi pada keselamatan semua penumpang. Misal untuk sepeda motor, kapasitas normalnya adalah untuk 2 orang, jika Anda memiliki seorang anak kecil yang berusia dibawah 7 tahun, maka berkendara bertiga masih diperbolehkan.

3. Bawa Uang Tunai

Membawa uang tunai tergolong penting di saat Anda mudik. Sebab, selama perjalanan menuju kampung halaman, tidak selalu ada mesin ATM dan tidak semua toko bisa dibayar dengan kartu debit atau kartu kredit sehingga membawa uang tunai yang cukup adalah sebuah keharusan. Tidak perlu berlebihan, sebaiknya sebelum mudik, lakukan perhitungan kisaran uang yang dibutuhkan selama di perjalanan.

4. Bawa Makanan Dan Minuman Yang Cukup

Kemacetan saat mudik itu sering terjadi, kemacetan bisa terjadi dimana saja, seperti di dalam tol, di jalanan panjang atau jalanan kecil yang menjadi jalur mudik. Oleh karena itu, hal penting berikutnya adalah membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup. Saat berkendara di tengah kemacetan yang membuat stress, Anda bisa berpotensi lapar dan haus, bahkan hal ini bisa menyebabkan kehilangan konsentrasi saat menyetir.

Hindari mengendarai kendaraan jarak jauh dalam kondisi lapar, Anda sebaiknya makan terlebih dahulu lalu melanjutkan kembali perjalanan Anda. Sebab itu, penting untuk menyediakan makanan ringan seperti buah-buahan, roti, atau snack favorit saat mudik dengan kendaraan pribadi.

5. Aktifkan GPS atau Bawa Peta

Khusus bagi Anda yang tidak hafal jalan, atau tertarik untuk mencari jalan alternatif guna menghindari kemacetan. Ada baiknya saat mudik, aktifkan selalu GPS atau google map di smart phone Anda. Pastikan baterai ponsel Anda mencukupi, bawa pula power bank untuk di perjalanan.

Baca Juga Berita :  Dekan FPsi Resmikan Logo dan Nama Angkatan Psikologi 2016

Jika Anda punya peta, sebaiknya dibawa juga untuk antisipasi salah rute perjalanan. Hal ini penting, jangan sampai waktu Anda habis hanya di jalan karena nyasar atau macet total. Itulah gunanya kamu membawa peta atau GPS. Kamu bisa berkendara dengan lebih pasti dan lebih tepat dengan membawa peta dan GPS.

6. Patuhi Lalu Lintas

Mau cepat sampai kampung halaman secepat mungkin, jadi kalau bisa tancap gas di jalan. Hal ini berisiko negatif untuk keselamatan Anda. Untuk pengemudi motor, gunakan helm yang berstandar SNI dan nyalakan selalu lampu motor. Sebaiknya, Anda memilih untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas saja dan berkendara sesuai dengan kecepatan normal. Tidak perlu mengebut atau selap-selip kiri-kanan, terobos rambu lalu lintas, yang nantinya bisa berujung kecelakaan di jalan yang merugikan keselamatan Anda dan keluarga.

7. Istirahat Saat Kelelahan

Perjalanan yang jauh dan macet akan membuat badan lelah. Jangan paksakan diri untuk terus menyetir jika Anda sudah kelelahan. Ambillah waktu untuk beristirahat di tempat peristirahatan terdekat, misalnya di pom bensin terdekat atau tenda-tenda peristirahatan terdekat. Kembalilah menyetir ketika tubuh sudah kembali fit. Miliki prinsip berkendara yang aman dan nyaman, sebab itu istirahat menjadi hal pertimbangan penting.

8. Utamakan Keselamatan

Fakta umum di lapangan, kecelakaan yang terjadi selama masa mudik lebih disebabkan karena kelalaian pengendara. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama perjalanan, sebaiknya Anda mengutamakan keselamatan saat memutuskan akan mudik dengan kendaraan pribadi. Ingat, tidak perlu egois saat berkendara di jalan, lakukan persiapan yang baik agar mudik tahun ini aman, nyaman, lancar dan selamat hingga tujuan Anda.(*)

[divider][/divider]

 

*Reporter: Masturi

 

Berita Terkait

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi
Pledoi Pendamping Hukum ZM, Saksi Akui Dipaksa Aparat Kepolisian
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:30 WITA

Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:20 WITA

Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi

Berita Terbaru

Potret Pengukuhan Perwakilan Mahasiswa Kewirausahaan Angkatan 2025 dalam Acara Inaugurasi Inoventra 25 (Foto : Putri Salsabila)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Inaugurasi Inoventra 25 Warnai Expresi 2026 dengan Semangat Budaya Lokal Sulawesi

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:08 WITA

Foto Bersama Plt Rektor seusai Proses Pemilihan Dekan FIKK, (Foto: Desitha Cahya)

Fakultas Ilmu Keolahragaan & Kesehatan

Tahap Kedua Selesai, Andi Atssam Terpilih Jadi Dekan FIKK

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:09 WITA

Potret Hasil Pemilihan Dekan FIKK, (Foto: Desitha Cahya)

Fakultas Ilmu Keolahragaan & Kesehatan

Terpilih sebagai Dekan FIKK, Andi Atssam Mappanyukki Ingin Hilangkan Pungutan Tak Sesuai SOP

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:58 WITA