Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Mahasiswa Berlawan menjadikan evaluasi hingga penghapusan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu tuntutan utama dalam aksi demonstrasi yang digelar di Fly Over Makassar, Selasa (23/6).

Program tersebut belum menjadi solusi prioritas di tengah berbagai persoalan nasional yang lebih mendesak. Dalam aksi itu, massa menilai anggaran besar yang pengalokasikan untuk MBG seharusnya dapat terlebih dahulu pada sektor yang lebih mendesak, seperti pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat kecil yang saat ini masih tertekan.

Baca Juga Berita :  [FOTO] FIP Gelar Ramah Tamah Wisuda Periode Mei 2025

Jenderal Lapangan Aliansi Mahasiswa Berlawan, Anreyza Yusri, mengatakan pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan tersebut secara menyeluruh agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menuntut penghapusan MBG karena kami melihat masih banyak persoalan mendasar yang lebih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah,” katanya.

Menurutnya, kondisi pendidikan yang belum merata, biaya kuliah yang tinggi. Selain itu, akses layanan kesehatan yang masih terbatas menunjukkan bahwa prioritas anggaran negara perlu adanya peninjaun ulang.

Baca Juga Berita :  HIMATIK FT UNM Pertama kali Gelar Visit Company Membuat Peserta Antusias

“Bukan berarti kami menolak kebutuhan gizi, tetapi ada urgensi lain yang lebih mendesak dan langsung masyarakat rasakan secara luas,” tegasnya.

Massa aksi juga menilai kebijakan publik harus berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar program populis. Ini yang dampaknya belum sepenuhnya masyarakat rasakan secara menyeluruh.

Pascademontrasi massa aksi berharap pemerintah lebih terbuka terhadap kritik. Selain itu, menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama dalam menentukan arah pembangunan (*).

*Reporter : M. Yaskhur

Berita Terkait

Menteri Jadi Penentu, Panitia Target Pilrek UNM Selesai Desember
Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul
Kenali Lima Beasiswa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Kuliah di Luar Negeri
Fakultas Seni dan Desain UNM Kenalkan Budaya Membatik Lewat Tenant Dies Natalis ke-65
FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat
Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR
Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM
Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:38 WITA

Menteri Jadi Penentu, Panitia Target Pilrek UNM Selesai Desember

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:25 WITA

Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:24 WITA

Kenali Lima Beasiswa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Kuliah di Luar Negeri

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:47 WITA

Fakultas Seni dan Desain UNM Kenalkan Budaya Membatik Lewat Tenant Dies Natalis ke-65

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44 WITA

FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP UNM Nilai Calon Rektor Harus Punya Rekam Jejak Kepemimpinan yang Baik

Minggu, 9 Agu 2026 - 02:36 WITA