PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) usai gelar acara wisuda periode Februari 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Plt Rektor UNM, pimpinan tiap fakultas, orang tua wisudawan, serta wisudawan, di Pelataran Phinisi UNM, Rabu (5/2).
Mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Mutmainna terpilih menjadi wisudawan terbaik dari fakultasnya dengan raihan IPK 3.94. Mutmainna merasa bersyukur atas pencapaian ia dapat dan juga merasa capaian ini bisa menjadi api semangat untuk ke depannya.
“Tentunya merasa sangat bersyukur telah diberikan kesempatan menjadi wisudawan terbaik di FMIPA. Semoga pencapaian yang saya raih ini bisa menjadi titik awal untuk lebih semangat lagi ke depannya,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama kuliah, Mutmainna juga aktif dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) serta menyelenggarakan kompetisi nasional. Selain itu, ia juga pernah mengikuti beberapa kegiatan lainnya seperti magang, pengabdian masyarakat, dan lomba.
“Selama perkuliahan, saya aktif berorganisasi, mengikuti lomba, pengabdian masyarakat, magang, serta memimpin penyelenggaraan kompetisi nasional di IMM dan IPM daerah. Saya juga penerima beasiswa unggulan, serta juara nasional termasuk The Most Outstanding Paper di IPB,” jelasnya.
Lulusan FMIPA UNM Raih Predikat Terbaik
Mutmainna juga merasa kaget dengan tugas awal semester sebagai mahasiswa FMIPA yang bentuk dan kuantitas yang sangat banyak. Ia juga merasa capek karena harus mengimbangi kegiatan akademik dan organisasi yang harus ia jalani.
“Saya sempat kaget di awal semester saat jadi mahasiswa baru karena bentuk dan kuantitas tugas yang sangat banyak. Saya juga pernah merasa capek karena harus menyeimbangkan kegiatan organisasi dan akademik,” ungkapnya.
Pada penutupnya ia menjelaskan fokus dan tujuanlah yang membuat ia bangkit dari rasa capek yang dirasakannya. Mutmainna juga memberikan motivasi kepada teman yang masih berjuang dalam masa studi agar tidak pernah berhenti untuk menuntut ilmu.
“Cara saya balikin motivasi belajar adalah fokus pada tujuan saya untuk membanggakan orang tua dan untuk masa depan. Proses menuntut ilmu tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hidup dalam setiap pengalaman, perjumpaan, dan pengabdian sepanjang perjalanan kehidupan manusia,” tutupnya.(*)
*Reporter : Andi Mappasoko RD







