PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukun (FISH) Universitas Negeri Makassar (UNM) keluhkan fasilitas kampus di kelas BE 201 yaitu Air Conditioner (AC) yang sudah tidak berfungsi sejak sesudah renovasi kelas awal Januari lalu.
Salah satu mahasiswa Pendidikan Sejarah F (Inisial) mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat menganggu aktivitas pelaksanaan belajar mengajar. Menurutnya, ini mengakibatkan proses belajar menjadi tidak efisien dan sangat mengurangi kenyamanan selama berada di kelas.
“Sangat mengganggu karena itu membuat kelas itu kotor. Dan kita belajar itu tidak efisien. Kita belajar itu kurang nyaman karena kotor”, ungkapnya pada (27/11).
Ia juga membandingkan kelas lain yang memiliki jumlah lebih dari dua AC pada ruang kelas BE 2O1 yang hanya terdapat dua AC. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa AC yang terletak sebelah kanan pernah mengalami kebocoran.
“Di kelas-kelas lain itu ada tiga ACnya. Kelas kita yang hanya dua saja. itupun kadang mati, sudah aktif keduanya, tapi tetap masih terasa panas. pernah juga bocor AC yang sebelah kanan” lanjutnya.
F menjelaskan bahwa belum ada laporan ke pihak fakultas ataupun prodi terkait permasalahan fasilitas tersebut. Ketidaknyamanan juga dirasakan oleh beberapa dosen yang mengajar.
“Sejauh yang saya ketahui belum ada laporan, tapi beberapa dosen yang masuk untuk mengajar merasa kurang nyaman saat mengajar di ruang kelas yang panas begitupun dengan kami” jelasnya.
Menanggapi permasalahan fasilitas tersebut, Bustan, selaku Kepala Program Studi Pendidikan Sejarah memberikan respons singkat. Bustan menyatakan bahwa perbaikan atau pengelolaan fasilitas seperti AC bukanlah wewenang atau tanggung.
“Bukan ranah saya itu,” jawabnya.
Terakhir mahasiswa ini berharap agar kondisi fasilitas kelas dapat segera diperbaiki untuk Pelaksanaan Belajar Mengajar (PBM) dapat berjalan lancar. (*)
*Reporter: Muhammad Syarief/ Editor: Insyiraah Putri Aeni Hs








