PROFESI-UNM.COM – Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Sidang Pleno Pengurus Harian Periode 2025/2026. Kegiatan berlangsung di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, Jumat (7/8).
Kegiatan mengusung tema “Refleksi dan Optimalisasi Kinerja Kepengurusan dalam Mewujudkan Lembaga yang Adaptif dan Solutif.” Sidang pleno menjadi forum pertanggungjawaban dan evaluasi kinerja pengurus selama setengah periode kepengurusan.
Pendamping Kepengurusan LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026, Raodatul Jannah A, membuka kegiatan secara resmi. Ia menyampaikan bahwa pleno bertujuan mengetahui kesesuaian kinerja pengurus dengan marwah lembaga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pleno bukan untuk menghakimi kinerja teman-teman pengurus, melainkan untuk mengetahui kinerja sudah berjalan sesuai marwahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026, Muhammad Ammar Latif, menyebut pleno sebagai ruang evaluasi bersama. Ia mengatakan kepengurusan menghadapi berbagai dinamika, tantangan, keberhasilan, maupun keterbatasan.
“Saya berharap kita dapat saling berbenah dari kritik dan saran yang ada. Yang dievaluasi bukan diri kita, melainkan kinerja kita,” ucapnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Rahmat Anugrah Al Ghiffarih, turut menyoroti pentingnya evaluasi bagi perkembangan lembaga. Menurutnya, evaluasi menjadi awal perbaikan untuk mewujudkan lembaga yang adaptif dan solutif.
“Evaluasi kinerja bukan sekadar menilai masa lalu, melainkan titik awal perbaikan berkelanjutan,” jelasnya.
Sidang Pleno Pengurus Harian LPM Penalaran UNM berlangsung selama tiga hari. Kegiatan berlangsung mulai 7 hingga 9 Agustus 2026 melalui luring dan daring Zoom Meeting. (*)
*Reporter: Rosdiana







