PROFESI-UNM.COM – Penyerangan di Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) yang sama. Kerusuhan ini menyebabkan sejumlah fasilitas di FMIPA mengalami kerusakan.
Kepala UPT Keamanan UNM, Dahlan, menyebutkan OTK yang terlibat diduga merupakan pelaku yang sama dengan kerusuhan sebelumnya. Sebanyak tujuh di antaranya diketahui tidak berstatus mahasiswa.
“Tadi itu, ada 7 yang sudah jelas bukan mahasiswa. Mereka masuk menyerang ke FMIPA, kemudian ke FBS, setelah itu mereka mundur. Aksi ini bukan aksi saling serang, tapi hanya merusak fasilitas,” jelasnya, (7/8).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dahlan juga mengungkapkan kerusuhan yang terjadi di FMIPA pada Jumat lalu. Kasus tersebut telah dilaporkan ke kepolisian dan diduga melibatkan dua pelaku utama berinisial R dan AMFM yang aktif di Lembaga Kemahasiswaan (LK).
“Kerusuhan kemarin sudah dilaporkan dan pasti akan segera ditangani oleh pihak yang berkewajiban. Kerusuhan ini diduga memiliki dua dalang utama yang sama,” ungkapnya.
Selain itu, Dahlan mengatakan R diduga menggunakan senjata ketapel dan busur pada aksi hari ini. Sementara AMFM diduga menggunakan parang.
“Saya sudah amankan senjata yang digunakan R ini. dan yang satunya menggunakan parang,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa







