PROFESI-UNM.COM — Universitas Negeri Makassar (UNM) menguatkan komitmen transformasi digital melalui berbagai inovasi tata kelola pada momentum Dies Natalis ke-65 yang bertempat di Ballroom Theater lantai tiga Menara Pinisi, Sabtu (1/8).
Farida Patittingi, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, menyampaikan bahwa kampus terus mendorong digitalisasi sebagai bagian dari pembenahan sistem kelembagaan.
“Roda akademik berputar tanpa jeda. Mutu justru menanjak. Riset terakselerasi hingga tiga kali lipat. Tata kelola bergerak ke arah digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan digitalisasi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan kampus. Juga, ia menambahkan bahwa sistem yang terintegrasi mulai diterapkan dalam berbagai aspek layanan.
“Pada 20 Februari 2026 diluncurkan satu sistem aplikasi keuangan UNM yang mengintegrasikan pemantauan pagu, realisasi hingga pencairan dana secara waktu nyata,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan digitalisasi tidak hanya pada sistem keuangan, tetapi juga pada pengelolaan data dan kinerja. Farida menegaskan bahwa integrasi sistem menjadi fondasi menuju tata kelola modern.
“Rangkaian sistem ini menjadi fondasi menuju satu data universitas atau one UNM data,” tegasnya.
Ia menyebut transformasi ini juga berdampak pada pengakuan eksternal terhadap tata kelola kampus. Ia menilai konsistensi digitalisasi turut mendorong peningkatan kualitas layanan institusi.
“Konsistensi tata kelola ini memperoleh pengakuan eksternal, termasuk predikat perguruan tinggi informatif selama tiga tahun berturut-turut,” tambahnya. (*)
*Reporter: Andi Mappasoko RD








