PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus VI Bone Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berhasil meraih gelar Duta Kampus FIP UNM 2026 pada acara Penutupan dan Penganugerahan FIP Ambassador di Convention Hall FIP UNM pada Selasa, (19/5).
Adelia Sari, mahasiswa semester enam yang akrab disapa Adel, dinobatkan sebagai Duta Kampus FIP UNM 2026 setelah bersaing ketat dengan finalis lainnya. Perempuan berprestasi ini berhasil mengharumkan nama Fakultas Ilmu Pendidikan UNM di ajang bergengsi tersebut.
Sebelum menjadi Duta Kampus, Adel telah aktif berkontribusi di berbagai komunitas bergengsi tingkat nasional dan daerah. Ia tercatat sebagai bagian dari Duta Inspirasi Indonesia Batch 19 dan Fasilitator Millenials Menginspirasi Batch 20.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain aktif di komunitas eksternal, Adel juga menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas Laboratorium PGSD Bone. Tanggung jawab kepemimpinan itu menempa mentalnya menjadi sosok yang matang dan berpengaruh di kampus.
Menjadi Duta Kampus adalah impian lama yang akhirnya Adel wujudkan saat semester enam. Ia memilih mendaftar setelah yakin bahwa pengalaman dan kemampuannya sudah cukup kuat untuk bersaing.
“Dari kegiatan saya sehari-hari, saya percaya skill dan kemampuan saya sudah sangat baik untuk melangkah sebagai Duta Kampus,” ujar Adel.
Tantangan terbesar yang Adel hadapi adalah rasa gugup ketika tampil berbicara di depan banyak orang. Bersamaan dengan itu, ia mengatasinya dengan mengubah cara pandang, melihat sesama finalis sebagai peserta bukan lawan yang harus dikalahkan.
“Saya mengubah cara pandang bahwa mereka adalah lawan menjadi mereka adalah peserta. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda,” jelasnya.
Ungkapan Perasaan Adel Berhasil Menjadi Duta Kampus FIP UNM 2026
Pengumuman kemenangan itu membawa kebahagiaan yang luar biasa bagi Adel dan orang-orang terdekatnya. Juga, dukungan penuh dari keluarga, teman kampus, dan para dosen menjadi energi terbesar yang mengantarnya meraih gelar Duta Kampus FIP UNM 2026.
“Hal yang paling indah dari menjadi pemenang adalah membuat orang lain bangga akan pencapaian yang kita dapatkan,” ungkapnya haru.
Sebagai Duta Kampus FIP, Adel kini fokus membangun branding FIP melalui akun Instagram pribadinya yang telah ia kelola sejak lama. Juga, setiap unggahan selalu melalui proses verifikasi ketat demi menjaga wibawa dan citra baik fakultas.
“Saya harus cross check terlebih dahulu untuk menghindari pro kontra dari audiens, karena ada wibawa dan citra nama baik fakultas yang harus dijaga,” tegasnya.
Adel menutup wawancara dengan pesan tegas kepada seluruh mahasiswa yang masih ragu melangkah maju. Selain itu, Keunikan diri adalah senjata terkuat, dan pencapaian nyata adalah cara paling ampuh membungkam keraguan orang lain.
“Jangan pernah takut untuk keluar dari zona nyaman. Terkadang ada mulut yang harus kita bungkam melalui pencapaian,” pungkasnya. (*)
*Reporter : Azizah Auliyah







