PROFESI–UNM.COM – Mahasiswa Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar, Edufair 2026. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Artify” (Art and Research in Technology for Education, Innovation and Future for Youth).
Ketua Panitia, Muh Ammar Latif, menuturkan bahwa seluruh panitia telah melakukan persiapan intensif sejak Februari lalu. Persiapan tersebut guna memastikan acara berjalan maksimal.
“Lebih lanjut, persiapan telah kami mulai sejak Februari lalu hingga saat ini. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, stakeholder, proposal, serta kreativitas seluruh panitia pelaksana. Oleh karena itu, seluruh persiapan terus kami matangkan agar acara dapat berjalan maksimal,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ammar menegaskan pentingnya acara ini bagi pengembangan potensi intelektual pemuda melalui visualisasi ide yang konkret dan inovatif. Menurutnya, teknologi pendidikan yang memadukan dengan riset yang mendalam mampu memberikan jawaban atas berbagai persoalan yang ada.
“Melalui kegiatan Edufair ini, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi pendidikan memadukan berbagai aspek. Aspek seni, kedalaman riset dan inovasi menjadi solusi bagi masa depan anak muda,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia menyampaikan bahwa melalui wadah ini, generasi muda terdorong untuk berani mewujudkan ide-ide besar. Dengan demikian, ide tersebut dapat memberikan kontribusi bagi masa depan.
“Edufair ini adalah wadah nyata bagi generasi muda untuk berani menampilkan hasil pemikirannya, menunjukkan proses kreatif dan melangkah membawa ide-ide besar yang divisualisasikan melalui inovasi Teknologi Pendidikan,” sebutnya.
Menutup laporannya, Ammar menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran dosen dan panitia yang telah bekerja keras mewujudkan visi besar kegiatan tahun ini.
“Terima kasih kepada seluruh dosen, panitia, dan semua pihak yang telah membantu mewujudkan Edufair 2026,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Hafid Budiawan







