PROFESI-UNM.COM – Digitalisasi pembelajaran merupakan proses integrasi teknologi digital dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akses belajar. Di era kecerdasan buatan, transformasi ini semakin berkembang pesat dengan hadirnya berbagai platform berbasis AI seperti ChatGPT yang mulai mahasiswa manfaatkan dalam mendukung kegiatan akademik sehari-hari.
Perkembangan digitalisasi ini juga terdorong oleh kebijakan pendidikan nasional, salah satunya melalui program Kampus Merdeka yang memberikan ruang fleksibilitas dalam proses belajar. Mahasiswa kini dapat mengakses materi kuliah secara daring, mengikuti kelas jarak jauh, hingga memanfaatkan berbagai sumber belajar digital tanpa batas ruang dan waktu.
Dalam praktiknya, penggunaan AI membantu mahasiswa dalam berbagai aspek pembelajaran. Teknologi ini dapat digunakan untuk mencari referensi, merangkum materi, menjelaskan konsep yang sulit, hingga membantu menyusun ide tulisan. Hal ini menjadikan proses belajar lebih cepat dan efisien dibandingkan metode konvensional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, digitalisasi pembelajaran juga membuka peluang terciptanya sistem pembelajaran yang lebih personal. Mahasiswa dapat belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing, sehingga pemahaman terhadap materi menjadi lebih optimal. Platform digital juga memungkinkan interaksi yang lebih luas, baik dengan dosen maupun sesama mahasiswa.
Namun, kemajuan ini tidak lepas dari tantangan. Ketergantungan yang berlebihan terhadap AI berpotensi menurunkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa. Di sisi lain, muncul pula persoalan etika seperti plagiarisme dan keaslian karya yang menjadi perhatian serius di dunia akademik.
Di Indonesia, penerapan digitalisasi pembelajaran masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan belum meratanya literasi digital di kalangan mahasiswa. Hal ini menyebabkan kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi, terutama di daerah yang akses internetnya masih terbatas.
Dengan demikian, digitalisasi pembelajaran di era AI membawa dampak yang signifikan bagi dunia pendidikan tinggi. Diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, institusi pendidikan, dan mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengabaikan nilai integritas akademik.(*)
*Reporter: Muh Fachri Akbar







