PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Makassar (UNM), Andi Muhammad Kahfi, berhasil terpilih sebagai Google Students Ambassador yang mewakili UNM. Pengumuman tersebut disampaikan pada Rabu, (1/4).
Kahfi mengungkapkan merasa senang dan bersyukur saat melihat namanya tercantum dalam daftar peserta yang lolos. Kesempatan ini ia anggap sebagai peluang besar untuk berkembang sekaligus memberi kontribusi bagi lingkungan kampus.
“Waktu pertama kali melihat pengumumannya rasanya campur aduk, kaget, senang, sekaligus bersyukur. Apalagi ketika melihat nama saya tercantum di sana, karena ini merupakan kesempatan besar bagi saya untuk belajar lebih banyak sekaligus membawa nama baik kampus,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menilai bahwa keterpilihannya dalam program tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi. Menurutnya, kesempatan ini juga menjadi tanggung jawab untuk memberikan dampak positif di lingkungan kampus dan masyarakat.
Selain itu, Kahfi menyoroti pentingnya peran teknologi Google dalam mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi. Ia menilai berbagai layanan Google telah membantu aktivitas akademik mahasiswa di UNM.
“Menurut saya, peran teknologi Google dalam dunia pendidikan saat ini sangat membantu, mulai dari kemudahan akses informasi, kolaborasi antar mahasiswa, sampai proses pembelajaran yang menjadi lebih fleksibel dan interaktif,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai layanan Google telah menjadi bagian dari aktivitas akademik sehari-hari mahasiswa dan dosen. Teknologi tersebut memudahkan proses kerja sama, distribusi materi, serta diskusi yang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu.
“Kami sering menggunakan Google Docs untuk kerja tugas bersama, Google Meet untuk pembelajaran daring, dan Google Drive untuk pengumpulan tugas. Bahkan saya pernah membuat website menggunakan Google Sites dan memanfaatkan Google Gemini untuk membantu proses desain,” tambahnya.
Harapan Kahfi pemanfaatan teknologi tersebut dapat terus ditingkatkan. Ia juga berharap mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keterampilan digital di masa depan. (*)
*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri







