PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Sinergi Intelektual Temu Sambut Mahasiswa (Sintesa) Angkatan 2025, serta sebanyak 110 peserta mengikuti kegiatan ini. Selain itu, kegiatan ini sebagai rangkaian awal proses pengkaderan mahasiswa baru yang bertempat di kawasan Kolam Renang Bantimurung, Selasa (10/2).
Ketua Panitia, Syahruddin, menjelaskan bahwa Sintesa menjadi landasan awal bagi mahasiswa Angkatan 2025 untuk mengenal lingkungan kampus. Terlebih lagi, mampu membangun adaptasi dalam kehidupan organisasi. Selain itu, kegiatan ini ia rancang sebagai ruang pembentukan kesadaran kolektif sejak awal masa studi.
“Sintesa kami jadikan sebagai awal bagi Angkatan 2025 untuk mengenal lingkungan kampus dan beradaptasi sebagai mahasiswa,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Syahruddin menegaskan bahwa kader yang lahir dari Sintesa ia harap mampu menjadi pelopor dalam menjaga ritme. Selain itu, mampu mengetahui arah pergerakan organisasi sesuai visi yang telah ada.
“Kader yang lahir dari Sintesa harus mampu memastikan pergerakan organisasi tetap konsisten, teratur, dan aktif,” tegasnya.
Syahruddin menambahkan bahwa nilai kekeluargaan dan kepemimpinan menjadi penekanan utama dalam seluruh rangkaian kegiatan. Selain itu, peserta belajar untuk memiliki kesadaran kepemimpinan mulai dari kemampuan memimpin diri sendiri.
“Kami menanamkan nilai kekeluargaan dan sikap kepemimpinan, terutama bagaimana kader mampu memimpin dirinya sebelum memimpin orang lain,” tambahnya.
Ia berharap Sintesa 2025 mampu melahirkan Angkatan 2025 yang solid, saling menghargai, serta memiliki cara berpikir terbuka dan kritis. Menurutnya, Sintesa menjadi wadah awal untuk membentuk kader yang memahami makna perjuangan dan loyalitas dalam organisasi. (*)
*Reporter: Muh Fachri Akbar D.







