PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi bertajuk ‘Wujudkan Sarpras yang Layak di FEB UNM’ pada Rabu (21/1). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan atas kondisi sarana dan prasarana FEB UNM yang dinilai belum memadai dan berdampak langsung terhadap proses perkuliahan.
Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB UNM, Andi Rejal Rifai, menyampaikan bahwa tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut merupakan tuntutan sentral mahasiswa FEB.
“Tuntutan utama yang kami bawakan hari ini cuma satu, namun dampaknya sangat mahasiswa rasakan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa persoalan yang menjadi perhatian berfokus pada kondisi sarana dan prasarana FEB UNM yang hingga kini belum mampu menunjang kegiatan akademik secara optimal.
Lebih lanjut, Andi Rejal menegaskan bahwa lembaga kemahasiswaan akan terus mengawal tuntutan tersebut hingga mendapat tindak lanjut dari pihak universitas.
“Kami dari lembaga kemahasiswaan akan terus mengawal isu ini karena ini merepresentasikan suara mahasiswa FEB,” tegasnya.
Menurutnya, aksi tersebut bertujuan untuk mendorong pimpinan universitas agar segera menindaklanjuti persoalan pembangunan. Serta perbaikan sarana dan prasarana di lingkungan FEB UNM.
Ia juga menyoroti kontribusi FEB terhadap universitas melalui pendapatan negara bukan pajak (PNBP).
“Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyumbangkan sekitar Rp40 miliar dana PNBP setiap tahunnya,” ungkap Andi Rejal.
Melalui aksi ini, mahasiswa berharap pimpinan universitas dapat segera memenuhi hak-hak mahasiswa. Selain itu, menyediakan sarana dan prasarana yang layak demi menunjang kelancaran proses perkuliahan di FEB UNM. (*)
*Reporter: Putri Salsabila







