BEM UNM Angkat Bendera One Piece sebagai Bentuk Perlawanan dalam Demo Tolak RUU KUHP

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 23:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Gambar One Piece sebagai Simbol Aksi BEM UNM, (Foto: Dok. Profesi)

Potret Gambar One Piece sebagai Simbol Aksi BEM UNM, (Foto: Dok. Profesi)

 

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama BEM Fakultas se-UNM menggelar aksi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Aksi ini berlangsung di Flyover Makassar, Selasa, (5/8).

Presiden Mahasiswa BEM UNM, Syamry, menjelaskan beberapa tuntutan dalam aksi tersebut. Salah satunya terkait daftar masalah dalam RUU yang belum diselesaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu isu utama adalah praktik penyadapan tanpa pengawasan, serta pasal-pasal lain yang bermasalah. Proses pembahasan RUU ini juga tidak membuka partisipasi seluas-luasnya kepada masyarakat, termasuk para ahli di bidang terkait,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Aliansi Orange Bersatu Aksi Peringati Sumpah Pemuda di Gedung DPRD Sulsel

Syamry juga menjelaskan alasan banyaknya bendera One Piece yang terlihat pada aksi tersebut. Menurutnya, bendera tersebut merupakan bentuk kritik kepada pemerintah yang dianggap belum menyelesaikan berbagai persoalan hingga saat ini.

“Bendera ini menjadi simbol kritik terhadap pemerintah, melihat kondisi Indonesia yang semakin gelap dan menimbulkan kecemasan. Selain itu, bendera juga mengkritik sikap represif terhadap teman-teman sipil yang menyuarakan aspirasinya,” tambahnya.

Baca Juga Berita :  Akreditasi Tiga Prodi di UNM Ini Terancam Kedaluwarsa

Sebagai penutup, Syamry menegaskan dalam aksi kali ini peserta tidak mengenakan almamater UNM karena aksi ini dilakukan untuk kepentingan bersama.

“Persoalan ini berkaitan dan berorientasi pada kepentingan bersama, baik mahasiswa maupun masyarakat luas. Aksi ini merupakan bentuk respons mahasiswa dan masyarakat terhadap kondisi bangsa yang tengah berada di persimpangan jalan,” tutupnya. (*)

*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aliansi Mahasiswa Serukan Aksi, Desak Hentikan Kekerasan dan Bebaskan Tahanan Politik
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:06 WITA

Aliansi Mahasiswa Serukan Aksi, Desak Hentikan Kekerasan dan Bebaskan Tahanan Politik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Berita Terbaru

Potret Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Saat Mengukuhkan Angkatan 2024, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024

Senin, 20 Apr 2026 - 20:51 WITA

Surat Edaran tentang Pelaksanaan UTBK-SNBT UNM 2026, (Foto: Int)

Tak Berkategori

Aktivitas Kampus Sementara Dihentikan Selama UTBK-SNBT 

Senin, 20 Apr 2026 - 19:34 WITA

Potret Andi Nabila Aini A. Wisudawan terbaik FSD periode April 2026, (Foto: Ist).

Fakultas Seni dan Desain

Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya

Senin, 20 Apr 2026 - 19:20 WITA