Rekomendasi Teknik Belajar Agar Lebih Fokus

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 00:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Seseorang Sedang Belajar, (Foto: Int.)

Ilustrasi Seseorang Sedang Belajar, (Foto: Int.)

 

PROFESI-UNM.COM – Dalam dunia pendidikan yang semakin dinamis, kemampuan untuk belajar secara efektif menjadi kebutuhan utama bagi pelajar dan mahasiswa. Teknik belajar bukan hanya tentang menghafal materi, tetapi tentang bagaimana otak dapat menyerap, menyimpan, dan mengolah informasi dengan efisien.

Saat ini, berbagai metode belajar telah dikembangkan untuk membantu meningkatkan pemahaman dan daya ingat, mulai dari teknik visual, verbal, hingga metode manajemen waktu dan otak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu teknik yang populer dan terbukti efektif adalah Teknik Feynman. Teknik ini berasal dari gaya belajar fisikawan Richard Feynman, yang percaya bahwa pemahaman sejati datang saat seseorang mampu menjelaskan materi yang kompleks dengan bahasa yang sederhana.

Dalam praktiknya, pelajar diminta untuk menulis penjelasan tentang suatu topik seolah-olah sedang mengajarkannya kepada orang lain. Jika penjelasan masih rumit atau membingungkan, itu tanda bahwa pemahaman belum cukup kuat dan perlu diulang.

Rekomendasi Teknik Belajar

Teknik lain yang cukup sederhana namun berdampak adalah Blurting. Metode ini kamu lakukan dengan membaca materi terlebih dahulu, lalu menutup buku dan menuliskan sebanyak mungkin informasi yang kamu ingat tanpa melihat kembali teks aslinya.

Baca Juga Berita :  Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Kos Saat Hujan Agar Tetap Aktif

Tujuannya adalah untuk mengukur seberapa banyak informasi yang benar-benar tertanam di memori. Setelah itu, hasil tulisan kamu bandingkan dengan materi aslinya untuk melihat bagian yang terlewat dan perlu diperkuat.

Bagi pelajar yang memiliki kecenderungan visual atau imajinatif, Teknik Mind Palace atau istana memori bisa menjadi pilihan. Metode ini memanfaatkan lokasi-lokasi yang sudah familiar di dalam pikiran untuk menyimpan informasi.

Setiap informasi terhubungkan dengan tempat atau objek tertentu di dalam bayangan suatu ruangan atau gedung. Ketika ingin mengingatnya kembali, pelajar cukup berjalan-jalan secara mental ke tempat tersebut dan mengambil kembali informasi yang ada.

Selanjutnya ada Doodling Method, yaitu belajar sambil membuat coretan, gambar, atau sketsa. Banyak penelitian menunjukkan bahwa doodling atau menggambar ringan saat belajar dapat membantu mempertahankan konsentrasi dan membuat informasi lebih mudah kamu ingat.

Teknik ini cocok kita gunakan saat mencatat materi kuliah atau seminar agar tidak cepat bosan dan kehilangan fokus.

Pomodoro Technique juga menjadi favorit di kalangan pelajar modern. Teknik ini melibatkan sistem waktu belajar 25 menit yang kemudian istirahat lima menit.

Baca Juga Berita :  Yuk, Jadi Pemilih Milenial yang Cerdas di Pemilu 2019

Setelah empat sesi, pelajar boleh mengambil istirahat lebih panjang. Teknik ini tidak hanya membantu meningkatkan fokus, tetapi juga mencegah kelelahan otak dengan memberikan waktu pemulihan secara berkala.

Yang tak kalah penting adalah Teknik SQ3R, singkatan dari Survey, Question, Read, Recite, dan Review. Metode ini telah terancang untuk meningkatkan pemahaman membaca secara menyeluruh.

Pelajar perlu untuk meninjau terlebih dahulu struktur materi, membuat pertanyaan, membaca isi, mengulang dengan kata sendiri, dan meninjau kembali.

Teknik ini sangat cocok kamu terapkan saat membaca buku teks yang padat informasi. Setiap individu memiliki gaya belajar yang berbeda.

Oleh karena itu, penting untuk mencoba berbagai teknik di atas dan menyesuaikannya dengan kebutuhan, materi, serta preferensi belajar masing-masing. Kombinasi antara teknik visual, verbal, dan manajemen waktu akan menghasilkan proses belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan berdaya guna dalam jangka panjang. (*)

*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs

 

Berita Terkait

Cerita Alumni LPM Profesi dan Obsesinya Menjadi Pelaku Sejarah
FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak
Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026
Wisuda Periode Juni 2026, Plt Rektor Ajak Lulusan Jadi Pembelajar Sejati
Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026
Kolaborasi Strategis UNM dan BRIN untuk Kemajuan Riset Indonesia 2045
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:36 WITA

Cerita Alumni LPM Profesi dan Obsesinya Menjadi Pelaku Sejarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:18 WITA

FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:22 WITA

Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:27 WITA

Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026

Berita Terbaru

Potret Judul Tulisan oleh Subuhan di Buku 25 Tahun Profesi, (Foto: Ficka Aulia Khaerunnisa)

Tak Berkategori

Cerita Alumni LPM Profesi dan Obsesinya Menjadi Pelaku Sejarah

Sabtu, 4 Jul 2026 - 22:36 WITA

Potret Alumni LPM Profesi UNM, Hazairin Sitepu, (Foto: Int.)

Hari Lahir

Lima Dekade LPM Profesi, Lahirkan Jurnalis dari Masa ke Masa

Sabtu, 4 Jul 2026 - 22:32 WITA

Ilustrasi Mahasiswa yang sedang sosialisasi dengan warga, (Foto: AI.)

wiki

Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN

Jumat, 3 Jul 2026 - 23:39 WITA