Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Pengunguman Top 100 Peserta Essai Percontohan dalam Ajang 1st Indonesia-Singapore Essay Competition 2026, (Foto: Int.)

Pamflet Pengunguman Top 100 Peserta Essai Percontohan dalam Ajang 1st Indonesia-Singapore Essay Competition 2026, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM), torehkan prestasi dalam kompetisi essai Mahasiswa Se-Indonesia-Singapura. Kegiatan ini digelar pada (1-31/5) via online.

Taufiq Rahman menempati rangking 32 dari 314 peserta lomba essai Indonesia-Singapura 2026 dengan membawa nama baik almamater UNM.

Dalam essainya ia mengangkat permasalahan tentang keberlanjutan pertukaran pelajar antarnegara. Menurutnya, dampak yang ada belum maksimal jika program hanya berhenti sampai pada kunjungan singkat antarmahasiswa mancanegara.

“Program pertukaran pelajar kerap sebatas kunjungan singkat, sehingga setelah program selesai hubungan antarpeserta akan berhenti dan pengalaman lintas budayanya hanya menjadi kenangan,” ungkapnya.

Inovasinya dalam essai ialah membuat twin passport antarmahasiswa pertukaran pelajar. Dengan harapan setelah usai mereka tetap menjalin komunikasi experience learning menggunakan twin passport yang berisi pengalaman, portofolio fisik dan bukti kontribusi peserta.

“Saya hadirkan Twin Classroom Passport yang memasangkan komunitas belajar dari Indonesja dengan kelompok belajar Singapura, yang mana passport merujuk pada portofolio digital tiap peserta Student Exchange,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Ini Jadwal Pelaksanaan SNMPTN 2020

Selain itu, dalam persiapannya ia juga menyebutkan nama kedua sahabat yang menemaninya selama proses pembuatan essai. Strategi ketepatan waktu mengumpulkan karya menjadi bentuk komitmennya untuk mencetak prestasi.

“Dua sahabat saya Habib dan Rafael betul-betul mensupport saya mengikuti kompetisi. Kita juga berpacu pada pedoman kegiatan karena skalanya internaisonal, jadi saya usahakan selesaikan 1 minggu sebelum deadline,” tutupnya. (*)

*Reporter: Florencya Alnisa Christin

Berita Terkait

Kenali Lima Beasiswa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Kuliah di Luar Negeri
Fakultas Seni dan Desain UNM Kenalkan Budaya Membatik Lewat Tenant Dies Natalis ke-65
Lontara International Conference 2026 Perluas Jejaring Akademik Global
Wisudawan Terbaik Magister Program Pascasarjana Sebut Komitmen Penentu Keberhasilan Studi
Gagasan Hilirisasi Kopi Antar Wanda Muliandira Putri Raih Juara 2 SEIC 2026
Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru
Hari Koperasi Indonesia dan Peran Mahasiswa
HMPS PBSD Sediakan Wadah Bakat Pemuda Gowa Lewat Panrita VI
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:24 WITA

Kenali Lima Beasiswa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Kuliah di Luar Negeri

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:47 WITA

Fakultas Seni dan Desain UNM Kenalkan Budaya Membatik Lewat Tenant Dies Natalis ke-65

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:45 WITA

Lontara International Conference 2026 Perluas Jejaring Akademik Global

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:47 WITA

Wisudawan Terbaik Magister Program Pascasarjana Sebut Komitmen Penentu Keberhasilan Studi

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:44 WITA

Gagasan Hilirisasi Kopi Antar Wanda Muliandira Putri Raih Juara 2 SEIC 2026

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA