Ini 11 Tuntutan Aliansi Formasi Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2020 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Sebanyak 300 massa dari aliansi Front Oposisi Rakyat dan Mahasiswa Indonesia (Formasi Indonesia) menggelar orasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar. Kamis, (8/10).

Aliansi Formasi Indonesia ini terdiri dari beberapa organisasi mulai dari organisasi mahasiswa, kepemudaan, nelayan, petani, keperempuanan, dan organisasi masyarakat adat.

Berikut, beberapa tuntutan dari Aliansi Front Indonesia:

  1. Tolak Omnibus Law Cipta Kerja
  2. Mendesak DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel untuk ikut bersama rakyat menolak Omnibus Law Cipta Kerja
  3. Buat Undang-Undang (UU) pokok ketenagakerjaan melalui proses yang demokratis dan berasaskan keadilan sosial
  4. Hentikan segala bentuk perampasan tanah dan tegakkan Undang-Undang pokok Agraris sekarang juga serta buat peraturan turunan yang memperkuat pelaksanaan Reforma Agraria
  5. Menuntut negara melindungi dan mengakui hak-hak masyarakat adat
  6. Menuntut negara menjamin kelestarian lingkungan dan mengedelankan prinsip pembangunan yang berkelanjutan
  7. Usir investor asing, nasionalisasi aset vital negara
  8. Berikan kesejahteraan para buruh, tani, nelayan, dan seluruh rakyat yang selama ini terpinggirkan
  9. Hentikan bisnis impor buruh, buruh bukan komoditas
  10. Segera cabut dan revisi kembali Permenkes No.3 Tahun 2020 tentang Tenaga Kefarmasian serta masukkan RUU kefarmasian dalam prolegnas 2020 dan segera sahkan
  11. Kembalikan stabilitas keamanan negara, pemerintah harus berpihak pada rakyat. (*)
Baca Juga Berita :  Demo Tolak Omnibus Law di Jalan Urip Sumihardjo Makassar Ricuh

*Reporter: Muh. Ilham Raihan

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA