Lomba KRI, Tim UNM Andalkan Robot Pemadam Api

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 27 September 2020 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Tim Robot Universitas Negeri Makassar (UNM) mengandalkan salah satu robot kreasinya yakni Robot Pemadam Api dalam Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) untuk mengikuti seleksi Kontes Robot Indonesia (KRI), Minggu, (27/9).

Kontes tersebut diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia secara virtual (online).

Pembina TIM Robot UNM, Hendra Jaya menjelaskan, dalam KRI terdapat dua kategori pertandingan untuk KRPAI. Diantaranya yaitu berkaki dan beroda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada beberapa skema pertandingan, yaitu pemadam api, tari, dan sepak bola. Di pemadam api, robot diletakkan di arena seperti labirin dan api dinyalakan di dalamnya, sehingga robot nanti akan mendeteksi api lalu memadamkannya melalui kipas atau semprotan air. Kriteria penilaiannya itu bergantung pada kecepatan robot menempuh jarak untuk mematikan api,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Empat Mahasiswa Fakultas Teknik UNM Bakal Ikuti Kontes Robot Indonesia

Dilansari dari laman kontesrobotindonesia.id tema yang digunakan pada lomba ini adalah ‘Robot Otonom Berkaki Penyemprot Disinfektan’.

Sesuai dengan temanya, nantinya robot akan berusaha menyemprotkan disinfektan ke beberapa ruangan dalam sebuah gedung yang menggambarkan lokasi zona merah Covid-19.

Baca Juga Berita :  Tidak Mengikuti Wawancara, Penerima Bidikmisi Dinyatakan Gugur

Ketika menuju ke ruangan, robot harus dapat menghindari rintangan-rintangan di lantai dan di dinding, yang di mana robot harus dapat bergerak sendiri dan membuat keputusannya sendiri tanpa dikendalikan oleh operator manusia. Saat di dalam ruangan, robot menyemprotkan disinfektan keseluruh ruangan.

Robot diberi tantangan untuk melakukan penyemprotan pada titik-titik atau spot-spot tertentu di dalam ruangan. Setelah penyemprotan selesai maka robot harus kembali ke posisi awal. (*)

*Reporter: Muhammad Resky

Berita Terkait

Inovasi SINAR Hadirkan Layanan Akademik Satu Pintu  di Ilmu  Administrasi Negara
FT Hadirkan Praktisi Daihatsu Jepang
Praktisi Jepang Kupas Tuntas Aturan dan Hiburan Magang
Sosialisasi Magang Jepang, Pemateri Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi
FT Gelar Kuliah Tamu Internasional, Bekali Pelatihan Karier Industri Global
Gandeng Praktisi Jepang, FT Buka Peluang Magang
Dekan FT UNM Tekankan Pentingnya Kolaborasi Internasional bagi Mahasiswa
Plt Rektor Dorong Wisudawan Jadi Pemimpin Perubahan
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:06 WITA

Inovasi SINAR Hadirkan Layanan Akademik Satu Pintu  di Ilmu  Administrasi Negara

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:46 WITA

FT Hadirkan Praktisi Daihatsu Jepang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57 WITA

Praktisi Jepang Kupas Tuntas Aturan dan Hiburan Magang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:54 WITA

Sosialisasi Magang Jepang, Pemateri Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:50 WITA

FT Gelar Kuliah Tamu Internasional, Bekali Pelatihan Karier Industri Global

Berita Terbaru

Potret Sambutan Ketua Jurusan Seni  Rupa dan Desain, Irfan Ariffin dalam Pameran Tunggal, (Foto: Int.)

Fakultas Seni dan Desain

Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Seni Rupa Gelar Pameran Tunggal

Senin, 22 Jun 2026 - 23:12 WITA

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA