Tes SBMPTN, Calon Maba Bayar Parkir Rp 10 Ribu – Rp 20 Ribu

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 31 Mei 2016 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang calon mahasiswa baru saat diminta membayar uang parkir setelah mengikuti tes SBMPTN. (Foto: Endang Sri Wahyuni - Profesi)
Salah seorang calon mahasiswa baru saat diminta membayar uang parkir setelah mengikuti tes SBMPTN. (Foto: Endang Sri Wahyuni – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar (UNM) dijadikan ajang pungutan liar (pungli) bagi beberapa oknum mahasiswa. Mereka beraksi di Kampus UNM sektor Gunung Sari, Selasa (31/5).

Salah satunya adalah Umar, calon mahasiswa baru asal Sinjai tersebut mengaku ketakutan saat dimintai uang untuk parkir dan membeli stiker,”Takut ka’ kak, jadi kubayar ji saja, dari pada dapat ka masalah, lebih 30 ribu uang ku tadi habis,”ungkapnya.

Baca Juga Berita :  Pimred Koran Tempo: Fungsi Media Diperlukan Saat Covid-19 Merebak

Tak hanya membayar parkir, Umar juga harus merelakan helmnya dibawa lari karena tidak ingin membayar parkir,” Helmku juga diambil kak, tidak tahu mau pulang pakai apa ini,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pungutan liar ini terjadi tanpa ada pengawasan dari pihak keamanan kampus, oknum mahasiswa yang melakukan pemungutan sengaja memberi karcis dikendaraan milik calon mahasiswa. Ketika hendak pulang dan mengambil kendaraannya, oknum mahasiswa ini kemudian meminta sejumlah bayaran untuk karcis parkir.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa KKN-PPL Maros Gelar Seminar Program Kerja

Tak tanggung-tanggung, mahasiswa yang melakukan pungli memasang tarif Rp.10.000- Rp 20.000 untuk parkir, sedangkan menjual stiker seharga Rp.10.000.

Parahnya lagi, beberapa calon mahasiswa baru sempat dipukuli karena menolak untuk membayar parkir ataupun membeli stiker. (*)


*Reporter: Endang Sri Wahyuni

Berita Terkait

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun
Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK
Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX
Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru
UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026
Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye
UP BK Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas
Pekan Sastra 2026 Hadirkan Lomba Esai Sastra bagi Siswa SMA Se-Sulselbar
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:58 WITA

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:41 WITA

Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK

Senin, 13 Juli 2026 - 23:44 WITA

Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX

Senin, 13 Juli 2026 - 11:27 WITA

Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru

Senin, 6 Juli 2026 - 22:16 WITA

UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026

Berita Terbaru

Potret Wakil Dekan Tiga FIP UNM, Suardi, (Foto: Int.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Pimpinan FIP Klarifikasi Polemik Senat PAW, Tunjukkan Dokumen Resmi

Kamis, 16 Jul 2026 - 14:02 WITA

Surat Usulan Tiga Nama Calon Anggota Senat PAW dari Jurusan PGPAUD Kepada Dekan FIP UNM, (Foto: Dok. Profesi)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP Bantah Tuduhan Otoriter dalam Penetapan Senat PAW

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:48 WITA

Poster Open dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Int.)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Open dan Pekan Pujangga 2026 Gelar Lomba Esai Nasional Kategori Universitas

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:08 WITA

Sampul E-TABLOID 297

E-Tabloid

E-TABLOID 297

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:36 WITA