Dianggap Tidak Adil, Sistem Penerimaan Jalur SNMPTN Berbasis Akreditasi Perlu Dievaluasi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Juli 2018 - 12:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo SNMPTN

PROFESI-UNM.COM – Penerimaan mahasiswa jalur SNMPTN berbasis akreditasi perlu dievaluasi, karena dianggap tidak adil, Sabtu (28/7)

Belum lama ini, perbincangan mengenai penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN ramai diperbincangkan persoalan tidak adilnya kuota SNMPTN berbasis akrediatsi sekolah.

Dilansir dari laman metronews.com besaran kuota untuk mendaftar melalui jalur SNMPTN ditentukan dari status akreditasi sekolah.  Untuk sekolah yang terakreditasi A mendapat kuota 50 persen siswa dengan nilai terbaik dari total siswa secara keseluruhan.

Kemudian untuk sekolah yang terakreditasi B, sebanyak 30 persen dan akreditasi C hanya 10 persennya saja. Jalur undangan merupakan sistem seleksi berdasarkan penelusuran nilai prestasi akademik, yang menggunakan rapor semester 1-5 untuk SMA/SMKdan MA, lalu semester 1-7 untuk SMK dengan masa belajar empat tahun.

Lebih dari itu, sekolah favorit memiliki kesempatan yang lebih besar untuk diterima di PTN melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau yang sering disebut jalur undangan.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa Teknik Komputer Raih Juara 1 Solo Pop Putra Pra-Peksimida

Pengamat Pendidikan dari Eduspec Indonesia, Indra Charismiadji meminta pemerintah, baik itu pusat dan daerah untuk serius membenahi kualitas pendidikan di seluruh sekolah.

“Janji untuk menghapus cap sekolah favorit harus ditepati,” tegas Indra, kepada Medcom.iddi Jakarta, Senin (2/7) lalu. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Nurul Atika

Berita Terkait

Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT
Open Recruitment Bakti Sosial XI, Ajak Mahasiswa Wujudkan Pengabdian Nyata
UPA BK Hadirkan Program Kesehatan Mental di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65
Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi
Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun
Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK
Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru
UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:43 WITA

Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT

Senin, 20 Juli 2026 - 22:28 WITA

Open Recruitment Bakti Sosial XI, Ajak Mahasiswa Wujudkan Pengabdian Nyata

Senin, 20 Juli 2026 - 22:11 WITA

UPA BK Hadirkan Program Kesehatan Mental di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:05 WITA

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:58 WITA

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Berita Terbaru

Salah satu mesin pameran Fakultas Teknik UNM, (Foto: Dok Profesi)

Fakultas Teknik

Usung Teknologi Tepat Guna, FT UNM Tampilkan Berbagai Karya Inovatif

Senin, 20 Jul 2026 - 22:48 WITA

Potret Stand Pameran Pendidikan FT di Dies Natalis ke-65 UNM, (Foto: Nur Hafizhah)

Fakultas Teknik

Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT

Senin, 20 Jul 2026 - 22:43 WITA

Foto Bersama Benny Subiantoro Bersama Pengelola Profesi, (Foto: Florencya Alnisa Christin).

Kilas Kampus

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:05 WITA