Ini Khairunnisa, Keliling Indonesia Promosi Konro dan Coto

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 28 April 2016 - 20:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khairunnisa Adri, Mahasiswa Program Studi Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. (Foto: Dok. Pribadi)
Khairunnisa Adri, Mahasiswa Program Studi Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. (Foto: Dok. Pribadi)

PROFESI-UNM.COM – Mengelilingi Indonesia memang salah satu impian perempuan ini sejak lama. Lewat Kapal Pemuda Nusantara (KPN), Khairunnisa Adri akhirnya berhasil mewujudkan cita-cita. Setali tiga uang, ia turut mempromosikan kuliner Sulsel pada pemuda seluruh Indonesia.

Ia berlayar menaiki Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Bintuni 520 pada 28 Agustus hingga 26 September lalu. Hampir sebulan lamanya, Khairunnisa beserta Pemuda Bahari Indonesia lainnya melakukan sejumlah proyek sosial di tengah-tengah luasnya samudra.

Pada Program KPN 2015 lalu, mahasiswa Pendidikan Geografi UNM ini dipercayakan sebagai ketua tim proyek sosial di bidang kewirausahaan. Dirinya bersama tim kemudian mengkreasikan produk kuliner berbahan dasar rumput laut berupa Keripik dari Sabang-Merauke (Kesake) 520. “Nama Kesake 520 diambil karena dibuat oleh anak muda dari Sabang sampai Merauke di atas KRI 520,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan promosi kuliner khas Sulsel, di antaranya konro dan coto. “Saya adalah ketua tim dan saya dari Makassar, jadi kuenya terdiri atas tiga varian rasa, yaitu rasa coto makassar, konro, dan cokelat,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Ini Dia Nahkoda Baru UKM Seni UNM

Respon positif dari Pemuda Bahari Indonesia diperolehnya atas kreasi dari makanan olahan daging itu. “Mereka excited dengan rasa konro dan coto yang kita sediakan,” akunya.

Tak hanya proyek sosial di bidang kewirausahaan, sejumlah proyek sosial lain juga digalakkan di atas KRI Teluk Bintuni 520 yang berlayar hampir sebulan itu. “Sebelumnya di kapal, kami dibagi menjadi beberapa tim. Ada konservasi, pendidikan, kewirausahaan, art and culture, ecotourism, bela negara, IT,” bebernya.

Penampilan seni budaya juga dilakukan mahasiswa angkatan 2012 pada malam hari selama di atas KRI Teluk Bintuni 520. “Kami melakukan pementasan tari empat etnis selama berlayar untuk mewakili propinsi,” tuturnya.

Selain itu, program KPN 2015 juga berlabuh pada tujuh pulau. Di antaranya ialah Kota Baru (Kalsel), Pulau Siau (Sulut), Pulau Tahuna (Sulut), Pulau Melonguane (Sulut), Ternate (Malut), Parigi (Sulteng), dan Pulau Muna (Sultra). “Setiap singgah di pulau diadakan bakti sosial dan kegiatan pariwisata,” ceritanya.

Puncak kegiatan KPN 2015 lalu ialah Sail Tomini di Parigi, Sabtu (19/9). Pada perayaan itu pula disediakan homestay selama empat hari. Masing-masing peserta tinggal bersama orang tua angkat masing-masing. “Disini pulalah puncak kegiatan KPN Sail Tomini 2015 ini yang dihadiri oleh presiden, wapres, menteri, kepala-kepala daerah, dan seniman-seniman dari seluruh Indonesia,” kenangnya.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa KKN PPM UNM Latih Masyarakat Jeneponto Olah Garam Jadi Detergen

Setelah mengikuti program ini Khairunnisa juga mengaku merasa lebih mampu menumbuhkan sikap nasionalis dan patriotisnya. “Pelajaran yang saya dapat ialah menjadi nasionalis dan patriotis. Bahwa negeri dongeng yang indah itu, ada di Indonesia,” ujarnya riang.

Icha, sapaan akrabnya, mengharapkan agar proyek sosial tersebut mampu diaplikasikan oleh masyarakat luas. “Diharapkan setelah program KPN, ada tindak lanjut dari alumni yang dapat dilihat secara real untuk masyarakat bahari khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” harap alumni LPM Penalaran ini.

Selanjutnya, ia juga berharap, program tersebut mampu mengembangkan daya saing potensi yang dimiliki oleh Sulsel. “Potensi kelautan dan kebudayaan Sulsel ini yang luar biasa bisa semakin dilestarikan bahkan ditingkatkan,” katanya.


*Reporter: Awal Hidayat

Tulisan ini terbit pada Tabloid Profesi Edisi 202 April 2016

Berita Terkait

Alihkan Liburan untuk Pengabdian,  HMJ Statistika Raih Apresiasi
Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional
Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa
Bakti Ilmiah Mahasiswa 2026 Semangat Kebersamaan Pengabdian Masyarakat
Dosen Pendidikan Geografi Lolos Pendanaan BRIN RIIM 2026
Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:11 WITA

Alihkan Liburan untuk Pengabdian,  HMJ Statistika Raih Apresiasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:37 WITA

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:51 WITA

Bakti Ilmiah Mahasiswa 2026 Semangat Kebersamaan Pengabdian Masyarakat

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:50 WITA

Dosen Pendidikan Geografi Lolos Pendanaan BRIN RIIM 2026

Berita Terbaru

Grafis Pembagian Sesi PKKMB UNM 2026, (Foto: Dok. Profesi)

Informatif

Tips Maba Hadapi PKKMB, Cek Jadwal dan Siapkan Diri

Sabtu, 8 Agu 2026 - 00:01 WITA

Potret St. Aisyah Nur Fadillah Peraih 1st Runner Up Putri Kabupaten Pangkep, (Foto: Ist.)

Prestasi

Mahasiswi FBS Raih 1st Runner Up Putri Pangkep 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:28 WITA

Potret Maman Suryaman Dosen PBSI UNY saat Sampaikan Sambutan pada Pekan Pujangga, (Foto : Nur Hafizhah)

Agendasiana

Dosen PBSI UNY Soroti Peran Sastra dalam Menjaga Bahasa Ibu

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:07 WITA

Potret Kerusakan Fasilitas di FMIPA UNM, Foto: (Dok. Profesi)

Profesiana

Dua Nama Utama Diduga Dalangi Kerusuhan FMIPA

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:00 WITA