PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Peneliti (MP) Ekolibrium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) menggelar Workshop Generasi Emas Program Kreativitas Mahasiswa (Gema PKM) 2026 di Ruang Senat FEB, Jumat (6/2).
Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan terstruktur bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide kreatif dan inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, sebagai upaya memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menyusun proposal PKM yang berkualitas dan berdaya saing nasional.
Wakil Dekan III FEB, Muhammad Hasan, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif MP Ekolibrium dalam mendorong peningkatan kapasitas akademik mahasiswa. Ia juga menyebut PKM semata kompetisi, melainkan proses pembelajaran untuk menumbuhkan pemikiran kritis, inovasi, dan kemampuan menawarkan solusi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PKM bukan sekadar kompetisi, tetapi proses pembentukan karakter akademik yang kritis, inovatif, serta solutif. Saya berharap mahasiswa memanfaatkan workshop ini secara maksimal,” ujarnya.
Kegiatan ini bersifat skema berkelanjutan mencakup kelas pelatihan pada 7 hingga 8 Februari 2026. Selanjutnya pendampingan intensif pada 9 hingga 28 Februari 2026. Melalui tahapan tersebut, peserta diarahkan tidak hanya memahami konsep PKM, tetapi juga mampu menyusun proposal secara sistematis sesuai ketentuan nasional.
Ketua Panitia GEMA PKM 2026, Fauziah Alifah Wahdah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ruang belajar yang aplikatif dan berorientasi pada hasil. Ia menjelaskan workshop tidak hanya berfokus pada penyampaian materi konseptual tetapi juga dengan pendampingan intensif.
“Workshop ini kami rancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman teori, tetapi juga pendampingan intensif agar peserta benar-benar siap menghasilkan proposal PKM yang kompetitif,” ujarnya.
Kemudian, Wawan Andi Saputra, Ketua Umum MP Ekolibrium FEB UNM juga menegaskan bahwa Gema PKM merupakan komitmen organisasi dalam menghadirkan ruang belajar yang terstruktur dan berdampak.
“Melalui workshop ini, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memahami konsep PKM. Akan tetapi, juga memiliki kesiapan teknis dan mental untuk bersaing di tingkat nasional,” katanya. (*)
*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs







