Wisata Spiritual, LKIMB UNM Kunjungi Tempat Ibadah 6 Agama

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 6 Mei 2019 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Kajian Ilmiah Mahasiswa Bertakwa (LKIMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan wisata spiritual. Kegiatan ini diselenggarakan di Makassar, Sabtu 4 Mei lalu. Wisata Spiritual ini diikuti oleh 23 peserta Studi Islami Intensif (SII) dan panitia serta pengurus harian UKM LKIMB UNM.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari proses pengaderan yaitu tahap outdoor SII dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat peribadahan dari enam agama yang di akui di Indonesia. Kunjungan tersebut dilakukan di Pura Giri Natha (Hindu), Klenteng Xiang Ma (Konghucu), GPIB Immanuel (Kristen Protestan), Vihara Girinaga (Budha).

Kegiatan ini dilakukan untuk menambah wawasan tentang empat agama tersebut yang di harapkan mampu meningkatkan toleransi antar umat beragama. Selama proses kunjungan ke rumah peribadahan berbagai agama di Indonesia tersebut, para peserta mendapat kesempatan untuk berkunjung, tapi juga menanyakan berbagai hal yang ingin mereka ketahui kepada pihak pengelola tempat peribadatan.

Erfan Sutono, Ketua Generasi Muda Konghucu Sulawesi Selatan mengatakan, pentingnya manusia untuk menjaga kerukunan antar umat untuk menciptakan masyarakat yang penuh dengan kedamaian. 


“Pada empat penjuru lautan semua manusia adalah saudara, sehingga untuk mencapai kedamaian kita harus saling menjaga bersama dan harus setia kepada Tuhan dan dapat dipercaya pada sesama. Pluralisme itu ibarat sebuah tembok, kita perlu menyatukan pasir, air, semen, dan batu bata agar bisa saling merekatkan, kerukunan menjadi harga mati bagi kita semua,” ujarnya.

kunjungan di empat tempat ibadah tersebut, para peserta dan panitia SII semakin diperkenalkan tentang toleransi antar umat beragama dan bentuk pluralisme. Para pemuka agama berbagi pengetahuan terkait sudut pandang agamanya hingga para peserta mengetahui bahwasanya tidak terlalu banyak perbedaan antar agama. Karena pada dasarnya, meskipun berbeda setiap agama menginginkan perdamaian. Hal terpenting adalah bagaimana menerima perbedaan untuk sebuah harmonisasi kehidupan.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FT Nahkodai LPM Profesi UNM

Sementara itu, Ketua Panitia Rahman Ramadhani mengharapkan kegiatan wisata spiritual ini dapat menambah sikap toleransi pada kader-kader UKM LKIMB UNM.

“Diharapkan nantinya output dari kegiatan ini yaitu sikap toleransi akan tertanam dalam jiwa setiap kader, menghilangkan atau paling tidak mengurangi sentimen beragama sehingga tercipta kerukunan dalam kehidupan beragama,” harapnya. (*)

*Reporter: Rara Astuti

Berita Terkait

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi
Usung Semangat Tata Kelola Baru, LK FEB Resmi Lantik Kepengurusan Periode 2026–2027
PMP-OMK XXIX Capai Puncak, LPM Penalaran Kukuhkan 46 Anggota Baru
Mubes Himasera FSD Resmi Tetapkan Formatur Ketua Umum Baru
Sindir Ketimpangan Kelas, Hima Manajemen Desak Pembenahan Gedung BU Lewat Workshop Advokasi
Hima Manajemen Gelar Workshop Advokasi Dan Riset Aksi
Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX
Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:05 WITA

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:41 WITA

Usung Semangat Tata Kelola Baru, LK FEB Resmi Lantik Kepengurusan Periode 2026–2027

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:03 WITA

PMP-OMK XXIX Capai Puncak, LPM Penalaran Kukuhkan 46 Anggota Baru

Senin, 6 Juli 2026 - 22:25 WITA

Mubes Himasera FSD Resmi Tetapkan Formatur Ketua Umum Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:18 WITA

Sindir Ketimpangan Kelas, Hima Manajemen Desak Pembenahan Gedung BU Lewat Workshop Advokasi

Berita Terbaru