Ubah Keterbatasan Diri, Mahasiswa FSD Ini Jadi Finalis Mister Teen Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 29 April 2017 - 07:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Fakultas Seni dan Desain (FSD) UNM, Muhammad Kusdianto Frans terpilih menjadi Finalis Mister Teen Indonesia – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Dua tahun lalu, Muhammad Kusdianto Frans, Mahasiswa Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Fakultas Seni dan Desain (FSD) UNM ini sudah kenyang dengan cibiran orang. Berat badannya kerap menjadi sorotan.

“Jangan mimpi jadi model kalau jelek badanmu,” ujar Kusdi menirukan pandangan remeh dari orang sekitarnya.

Tak ingin terpuruk karena keadaan tersebut, Kusdi bertekad menurunkan berat badan. Berbagai cara diterapkan oleh Kusdi, dari menjaga pola makan, olahraga pagi dan sore, puasa senin-kamis, hingga puasa daud. Berkat usaha tekunnya, ia pun berhasil menurunkan berat badannya. Kusdi pun mengawali karir modelingnya pada tahun 2015. Usahanya membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Duta Seni Mahasiswa Sulsel pada Peksiminas 2016 pun berhasil diraihnya. Setelah gelar tersebut, Kusdi semakin terpacu untuk terus terjun ke dunia modeling. Terakhir, ia terpilih menjadi Mister Teen 2017 mewakili Sulawesi Tenggara pada malam penghargaan, Sabtu, (4/3) lalu.

“Alhamdulillah saya terpilih menjadi perwakilan Sulawesi Tenggara, setelah kemarin sudah lalui beberapa tahap,” tuturnya.

Baca Juga Berita :  Ayatullah Patullah Jadi Ketua Baru HMPS SASINDO

Menjadi Mister Teen sebenarnya telah menjadi impian Kusdi sejak 2016. Namun takdir baik belum berpihak padanya di tahun itu. Di audisi Mister Teen Indonesia 2016, ia bahkan nyaris tertipu oleh Direktur Pelaksana Regional Sulawesi Selatan.

“Waktu itu saya kan masih baru saya tidak tahu apa-apa. Ternyata lama-kelamaan dia dekati saya punya maksud negatif,” tuturnya.

Tidak lama setelah kejadian itu, Direktur Regional tersebut ditangkap oleh pihak kepolisian karena tersangkut beberapa kasus. Lepas dari kejadian itu, di tahun 2017 ia kemudian mencoba untuk mendaftar lagi. Langkahnya kembali tersendat sebab Mister Teen Indonesia wakil Sulawesi Selatan telah terpilih. Pantang menyerah, ia kembali ditawari oleh beberapa oknum untuk menjadi perwakilan berbagai Provinsi.

Syaratnya, ia harus membayar dengan jumlah yang cukup besar. Merasa terlalu berat, ia mencoba menggali informasi ke beberapa teman. Lelaki Asal Makassar ini lalu ditawari untuk mengikuti audisi secara online. Ia pun berhasil lulus mejadi perwakilan Sulawesi Tenggara.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FBS Ini, Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas

“Setelah melalui beberapa tahap seperti mengirim formulir, profil, public speaking dengan menggunakan bahasa Asing ternyata saya lulus untuk wakili Sulawesi Tenggara, kemudian saya kirimkan beberapa syarat dan ketentuan yang diminta,” jelasnya.

Mahasiswa angkatan 2015 ini pun merasa bersyukur sekaligus bangga bisa ikut dalam kompetisi di Sulawesi Tenggara itu. “Bukan berarti saya tidak bisa banggakan kampus, bagaimana pun saya tetap bawa nama almamater ke sana,” bebernya.

Prestasi demi prestasi yang telah diraih oleh Kusdi menyadarkannya bahwa tak ada hal yang bisa diperoleh secara instan.“Kalau memang orang mau sukses harus berjuang, tidak bisa langsung ambil enaknya, mau bayar sekian,” pesannya.

Saat ini, Kusdi pun tengah melakukan persiapan untuk berkompetisi pada Mister Teen Indonesia 2017. Pemilihan duta remaja tingkat nasional itu akan digelar di Makassar,Sabtu (20/5) mendatang. (*)


*Tulisan ini terbit di Tabloid Profesi Edisi 212

Berita Terkait

Identitas Angkatan 2023 Fakultas Seni dan Desain Resmi Dikukuhkan
Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026
Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya
FSD Sahkan HUMANS sebagai Himpunan Mahasiswa Animasi
Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Pendidikan Seni UNM Juara 1 Lomba Kaligrafi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:31 WITA

Identitas Angkatan 2023 Fakultas Seni dan Desain Resmi Dikukuhkan

Selasa, 28 April 2026 - 00:43 WITA

Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026

Senin, 20 April 2026 - 19:20 WITA

Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WITA

FSD Sahkan HUMANS sebagai Himpunan Mahasiswa Animasi

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA