Suparlan: Profesor Tak Pernah Beri Kuliah Patut Diragukan Karyanya

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 April 2018 - 10:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu guru besar UNM yang juga merupakan Pakar Pendidikan, Suparlan Suhartono. (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Beberapa guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM) tidak hanya minim publikasi internasional. Tetapi juga kerap kali mangkir kala menjalankan tanggung jawab lain, yakni mengajar. Padahal, tunjangan mereka terbilang banyak apalagi bagi yang menyandang gelar profesor.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Pendidikan, Suparlan Suhartono menilai tak sewajarnya apabila guru besar mangkir dari tugas mengajarnya. Terlebih, jika memiliki jam kuliah yang sedikit. Pasalnya, ada gelar yang harus dipertanggung jawabkannya.

“Jangan sampai seorang profesor tidak pernah memberikan kuliah, patut diragukan itu karya-karyanya,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Suparlan, seorang guru besar patut hadir sebagai teladan bagi sivitas dan masyarakat. Diakui lantaran telah memiliki prestasi dibidang akademik.

“Yah kalau sudah terangkat jadi guru besar itu, sebelum jadi guru besar itu karena prestasinya, antara lain, menulis, buat jurnal dan menulis buku,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Dosen UNM Laporkan Rektor Atas Dugaan Pelecehan, Kisruh Jabatan Jadi Sorotan

Ia justru menyebutkan jika memang ada indikasi bahwa guru besar tidak melaksanakan tanggungjawabnya dengan baik, maka bisa dipertanyakan gelar profesor yang disandangnya.

“Menjadi profesor itu jelas terbukti akademiknya., profesor itu familiar dengan kelas,” ujarnya.

Tanggapan yang sama juga dilontarkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknik (UPT) Penjamin Mutu UNM, Sapto Haryoko. Ia malah menyebut sikap dosen yang seperti itu kekanak-kanakan lantaran malas menjalankan tugas tersebut.

“Mestinya karakternya itu sudah tidak lagi seperti anak-anak. Yang hanya mencari duit terus yang kalau ditugaskan mengajar di S1 kadang-kadang tidak mau. Nah itu yang mestinya harus dirubah,” sebutnya.

Salah satu mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Musfirah Mochtar mengaku bahwa selama perkuliahan, profesor yang menjadi pengampu mata kuliah itu kadang tidak hadir.

Baca Juga Berita :  Muris Dikenal Sebagai Sosok Agamais di Mata Guru Besar

“Dia sebenarnya mengajar tapi yang kenyataannya tidak mengajar. Ada dosen pengganti yang menggantikan kedudukannya sebagai pengajar,” akunya.

Lanjut, menurutnya, profesor mesti selalu sadar terhadap tanggung jawabnya. Ia pun meminta agar mereka tidak lagi jarang hadir selama perkuliahan. “Karena mau dibilang dia lebih mengetahui ilmu tentang mata kuliah itu sendiri,” pintanya.

Senada dengan Musfirah, Winda juga mengatakan hal yang sama. Ia turut membenarkan jika terkadang guru besar kerap tak hadir menjalankan tugasnya. Kemudian justru digantikan oleh asisten dosen (Asdos).

“Kadang kalau prof tidak bisa, biasanya ada asdos,” ungkap mahasiswa Jurusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini. (*)

[divider][/divider]

*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Profesi edisi 224

Berita Terkait

Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae
Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair
UNM Gelar Pengukuhan Tiga Guru Besar
Tim PKM FMIPA Gelar Pelatihan Pembuatan Lembar Kerja Fisika
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 00:43 WITA

Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:46 WITA

Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:48 WITA

Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Kamis, 29 Agustus 2024 - 11:01 WITA

Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae

Berita Terbaru

Potret Sahril Buchori Saat Memberikan Materi Kepada Anak PMI di Malaysia, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:17 WITA

Potret Saat Pelaksanaan Kegiatan  PKM Internasional di Malaysia, (Foto: Ist)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:54 WITA

Ilustrasi mahasiswi melakukan perawatan wajah menggunakan rangkaian produk skincare, (Foto: AI.)

Tak Berkategori

Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:18 WITA