Sanggah UKT, PR II UNM: Kita Tidak Layani yang Orang Tuanya PNS

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Mei 2018 - 16:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (PR II) Universitas Negeri Makassar (UNM), Karta Jayadi. (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Sebanyak 113 calon mahasiswa baru Universitas Negeri Makassar (UNM) yang lulus jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ingin menyanggah UKT. Namun tidak semua melakukan wawancara. Ada yang langsung disuruh pulang hanya karena orang tua camaba tersebut pegawai negeri sipil (PNS).

Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (PR II) UNM, Karta Jayadi yang juga merupakan tim pewawancara mengatakan bahwa Camaba yang orang tuanya PNS tidak bisa melakukan sanggah nominal UKT.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa KKN-PPL UNM Angkatan XXXI Galakkan Penghijauan Lewat Pembagian Bibit Gratis di Gowa

“Kalau PNS kita tidak layani karena standarmi itu. Meskipun banyak anaknya, ada cicilannya ataupun ada hutangnya. Kita tidak mau tahu,” katanya saat ditemui di ruangannya lantai 8 Menara Pinisi, Kamis (17/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Karta Jayadi, besaran UKT Camaba tersebut disesuaikan dengan gaji PNS. Ia tidak mempersolkan jumlah tanggungan ataupun masalah lain dalam keluarganya.

“Yang membayar itu statusnya sebagai PNS. Semisal dia kepala sekolah tidak ada urusan itu kalau ada hutangnya atau ada cicilan mobil. Kita tidak mau tahu. Yang kita tahu statusnya,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional, FMIPA UNM Raih Juara Dua

Eks Dekan FSD dua periode ini menambahkan bahwa disinilah penerapan UKT. Yang kaya membantu yang miskin.

“Inimi yang namanya subsidi silang. Karena kalau biar yang kaya mau tong rendah, bukan subsidi silangmi namanya itu,” tambahnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Wahyudin

Berita Terkait

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun
Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK
Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru
UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026
Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye
UP BK Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas
Pekan Sastra 2026 Hadirkan Lomba Esai Sastra bagi Siswa SMA Se-Sulselbar
Wisuda Periode Juni, Wisudawan Terbaik FT Raih IPK 3,98
Berita ini 52 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:58 WITA

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:41 WITA

Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK

Senin, 13 Juli 2026 - 11:27 WITA

Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru

Senin, 6 Juli 2026 - 22:16 WITA

UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 21:53 WITA

Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye

Berita Terbaru

Ilustrasi mahasiswa yang sedang mencari kos, (Foto: AI.)

Berita Wiki

Tips Memilih Kos yang Nyaman bagi Mahasiswa Baru

Sabtu, 18 Jul 2026 - 10:15 WITA

Potret Wakil Rektor 1 dalam Sambutannya, (Foto: Nurul Aenun Mardia)

Akademik

UNM Buka Program Fast Track, Dukung Percepatan Studi Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 - 23:01 WITA

Potret Hery Andika Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Langkah Konsisten Menuju Predikat Wisudawan Terbaik FIP

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:50 WITA