Ragam Tradisi Warga Sambut HUT RI, dari Gotong Royong hingga Tirakatan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasan ketika menjelang kemerdekaan, (Foto: Int)

Suasan ketika menjelang kemerdekaan, (Foto: Int)

PROFESI-COM. UNM – Setiap bulan Agustus, masyarakat Indonesia menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai tradisi khas. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan, tetapi juga simbol semangat nasionalisme dan persatuan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu tradisi utama adalah gotong royong membersihkan lingkungan. Warga dari berbagai daerah berkumpul untuk membersihkan selokan, merapikan jalan, mengecat tembok, serta memperbaiki fasilitas umum. Kegiatan ini menciptakan suasana kebersamaan yang erat menjelang 17 Agustus.

Tradisi lain yang selalu di lakukan ialah menghiasi lingkungan dengan nuansa merah putih. Bendera dikibarkan di setiap rumah, umbul-umbul dipasang di pinggir jalan, dan gapura-gapura dicat ulang dengan desain kreatif. Warna-warna nasional mendominasi kampung, desa, hingga kota besar.

Selain itu, perlombaan tradisional menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan. Mulai dari balap karung, panjat pinang, tarik tambang, hingga lomba makan kerupuk, kegiatan ini menjadi hiburan rakyat yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat dari anak-anak hingga orang tua.

Beberapa daerah juga menggelar karnaval kemerdekaan dan pentas seni budaya. Warga mengenakan pakaian adat, membawa atribut perjuangan, dan menampilkan pertunjukan seni lokal sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya dalam bingkai kemerdekaan.

Tradisi malam tirakatan juga masih dipertahankan di berbagai wilayah. Malam sebelum 17 Agustus diisi dengan doa bersama, renungan perjuangan, dan makan bersama warga. Tirakatan menjadi simbol rasa syukur sekaligus bentuk refleksi atas jasa para pahlawan bangsa.

Baca Juga Berita :  Tim PKM-RSH UNM Lakukan Preventif Kekerasan Seksual Lewat Smart Comic Berbasis Kearifan Lokal

Tidak hanya seremonial dan hiburan, tradisi menyambut kemerdekaan juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti donor darah, pembagian sembako, bakti sosial, dan kunjungan ke panti asuhan. Tradisi ini menegaskan nilai kepedulian dan gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.

Seluruh rangkaian tradisi ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga terus menyatu dalam kehidupan masyarakat. Melalui berbagai cara, warga Indonesia terus menjaga warisan semangat perjuangan dengan cara-cara yang penuh makna dan kebersamaan. (*)

*Reporter : Eka Septi Irianti

Berita Terkait

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Mahasiswa Mulai Persiapkan Administrasi dan Portofolio Libur Semester
Berita ini 278 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:26 WITA

Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester

Berita Terbaru

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WITA