Pentas Seni Intens HMJ Fisika FMIPA UNM Tampilkan Tari Santet

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 November 2019 - 13:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM — Pentas Seni Intens HMJ Fisika FMIPA UNM menampilkan salah satu pertunjukan tari kontemporer yakni Tari Santet. Acara ini berlangsung di Gedung Sao Panrita lantai 2, Sabtu (30/11).

Pentas Seni Intens, Season 3 menampilkan rangkaian pertunjukan seni seperti teater, tari kreasi, tari kontemporer, akustik, puisi, dan melukis.
Salah satu tari kontemporer yang ditampilkan yakni Tari Santet. Tari ini cukup disoroti karena konsepnya yang unik dan membuat suasana tegang, hal ini terbukti dari beberapa kali penonton bersorak kagum dan bertepuk tangan. Tari ini ditampilkan sebagai selingan adegan dalam pertunjukan teater.

Baca Juga Berita :  Pemilihan Duta Kampus FMIPA UNM 2026 Resmi Dibuka

Salah satu generasi keempat dari Intelektual Seni Fisika HMJ Fisika FMIPA UNM, Eva, yang menjadi salah satu penampil dari tari ini mengungkapkan bahwa tari ini sebenarnya hanya dijuluki dengan nama ‘Tari Santet’. Tari ini sendiri adalah salah satu tari kontemporer yang menjadi bagian dalam teater, dimana tari ini ditampilkan setelah salah satu adegan dalam teater yakni ketika adegan praktik santet, sehingga tari ini dijuluki ‘Tari Santet’.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengenai tari santet itu sendiri, bukan namanya tari santet tapi julukan tari santet itu sendiri di ambil dari adegan awal sebelum teaternya di dalam teater itu menceritakan mengenai seseorang yg akan disantet, maka dari itulah nama tari santet di ambil. Tari santet itu sendiri bisa di katakan termasuk tari kontemporer,” jelas Eva.

Baca Juga Berita :  Asri Ismail: Reporter Harus Bisa Membedakan Framing Positif dan Negatif

Adegan santet yang dimuat di alur cerita teater ini sendiri tidak jauh dari tema Pentas Seni Intens pada season 3 ini yaitu ‘Titik Fokus Dua Lensa Berbeda Tak Bersatu’.(*)

*Reporter: Khuznul Kh.Editor: Aulia ayu aprilia

Berita Terkait

Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah
FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual
Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen
Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal
LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022
Hipma Gowa Komisariat UNM Gelar Nobar Film Pesta Babi, Soroti Dampak PSN di Papua
Ketua Umum Terpilih HMPS Pend. Ekonomi Tegaskan Pentingnya Solidaritas dalam Organisasi
Harumkan Almamater, HMSP FT Raih Dua Penghargaan di Ajang Civil Fest II
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:52 WITA

Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:48 WITA

FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:14 WITA

Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:11 WITA

Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:03 WITA

LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA