Parwoto, Delapan Tahun Jadi Asesor Perguruan Tinggi se-Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 November 2017 - 22:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parwoto, Pembantu Dekan IV Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM yang jga merupakan Asesor BAN-PT. (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Sebagai asesor untuk Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Parwoto sudah banyak mengunjungi Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, tugasnya memberi penilaian akreditasi bagi program studi (Prodi) tak pernah dihenti dilakukan.

Sudah delapan tahun, tanggung jawab itu diembannya. Selama itu pula, pelbagai perguruan tinggi baikyang jaraknya jauh maupun dekat sudah menjadi sasaran penilaiannya. Tak ayal, jika beragam pengalaman juga didapatnya saat kunjungan.

Memberi penilaian memang bukanlah perkara mudah. Berawal dari visitasi, ia bersama timnya harus mengamati kondisi kampus sesuai borang yang dimiliki prodi tersebut. Didalam kunjungan itu, sering kali borang tak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Namun, ia memegang teguh standar penilaian dari BANPT.Sehingga, hal kecil apapun turut menjadi penilaian dan dilaporkan nantinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, itu untuk menguatkan saja, kan dia bilang data borangnya begini. Kalau saya tidak foto, kalau dia mengadu, kan saya punya datanya, untuk klarifikasi,” jelas Pembantu Dekan Bidang Kerjasama (PD IV) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) itu.

Baca Juga Berita :  Wakil Ketua DPRD Makassar Ajak Mahasiswa Kreatif Untuk Indonesia

Acap kali, beberapa prodi tak memerhatikan standar penilaian tersebut. Utamanya, untuk visi dan misi. “Banyak tidak paham standar satu, padahal itu rohnya dari pengelolaan peruguran tinggi,” katanya.

Bukan hanya itu saja, bahkan ada juga kampus yang tidak layak disebut perguruan tinggi. Ia mengungkapkan, jika penilaian perguruan tinggi tersebut sudah jauh dibawah standarisi yang ditetapkan BAN-PT.

“Itu juga banyak kampus ongolongol, itu dosennya, Sumber Daya Manusia (SDM) nya nggak jelas, penelitiannya nggak jelas, produktifitasnya nggak jelas, sehingga kita berikan klarifikasi mereka kaget,” tuturnya.

Meski memiliki komitmen soal penilaian, namun dirinya tetap memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi yang telah dikunjunginya. Pasalnya, kampus itu memiliki kontribusi besar bagi orang-orang di daerah tersebut.

Baca Juga Berita :  Skripsi Tak Lagi Wajib, Begini Tanggapan Kaprodi TP FIP UNM

“Tapi ada juga prodi yang semangatnya tinggi, di Maluku Timur itu, perguran tingginya baru berdiri tapi semangatnya tinggi, karena disitu memback up semua mahasiswa di daerah itu, jadi kita beri akreditasi minimal,” katanya.

Menjadi asesor, menurutnya, bisa mengubah arah perguruan tinggi lain. Berbekal peng a l ama n kunjungann y a itu, ia dapat membantu kampus menjadi lebih baik lagi. Bukan hanya itu, pekerjaan ini juga bisa menjadi pembelajaran bagi dirinya.

“Kami selalu belajar dari perguruan tinggi lain, kami datang ke peruguan tinggi yang bagus, dengan sistem yang bagus, kami juga mendapat oleh-oleh, kami juga sebarkan ke perguruan tinggi lain,” ujar Dosen Pendidikan Guru (PG) Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) FIP ini. (*)

*Tulisan ini terbit di Tabloid Profesi Edisi 219

Berita Terkait

Semarak Edufair 2026 Hadirkan Kolaborasi Seminar Nasional, Lomba, Pameran hingga Tenant UMKM
WR III Buka Edufair 2026 pada Seminar Nasional TP
Prodi Teknologi Pendidikan Adakan Seminar Nasional Bahas Kebijakan dan Realitas Pendidikan
Warna Ungu Disebut Memiliki Makna Khusus dalam Budaya Bugis
Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024
Mapres Tingkat FIP Ungkap Sosok Senior sebagai Inspirasi
Dosen FIP Tekankan Mahasiswa Agar Tidak Hindari Organisasi
Terbuka Gratis, Segera Akses Layanan Peer Support Lab BK FIP Secara Daring
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:00 WITA

Semarak Edufair 2026 Hadirkan Kolaborasi Seminar Nasional, Lomba, Pameran hingga Tenant UMKM

Senin, 4 Mei 2026 - 23:28 WITA

WR III Buka Edufair 2026 pada Seminar Nasional TP

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:14 WITA

Prodi Teknologi Pendidikan Adakan Seminar Nasional Bahas Kebijakan dan Realitas Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:03 WITA

Warna Ungu Disebut Memiliki Makna Khusus dalam Budaya Bugis

Senin, 20 April 2026 - 20:51 WITA

Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Setelah Inaugurasi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

HMJ PGSD Soroti Program Makan Siang Gratis di Panggung Inaugurasi

Senin, 18 Mei 2026 - 10:33 WITA

Potret Akbar Juara 1 Lomba 3 Minutes Paper Presentation Ecofest 2026, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:03 WITA

Potret Bersama Para Pementas Aksara Tempo Lalu, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:11 WITA