Oslan Jumadi Bawakan Orasi Ilmiah Mikroorganisme

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Februari 2017 - 13:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oslan Jumadi, Guru Besar UNM dalam bidang ilmu Biologi saat membawakan orasi ilmiah tentang Mikroorganisme di Ruang Teater Menara Pinisi (21/2). (Foto: Resa Saputra-Profesi)
Oslan Jumadi, Guru Besar UNM dalam bidang ilmu Biologi saat membawakan orasi ilmiah tentang Mikroorganisme di Ruang Teater Menara Pinisi (21/2). (Foto: Resa Saputra-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Oslan Jumadi, Guru Besar dalam bidang ilmu Biologi membawakan orasi ilmiah mikroorganisme dan opsi mitigasi gas-gas rumah kaca pada prosesi pengukuhan guru besar Universitas negeri Makassar (UNM). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Teater lantai tiga Menara Pinisi, Selasa (21/2).

Oslan Jumadi menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pemanasan global dan perubahan iklim telah memberi atensi masyarakat dunia untuk mengetahui proses penyebab pemanasan global dan mencari solusi sehingga pemanasan global dan dampaknya dapat ditangani atau diadaptasi.

“Pemanasan global telah memberi atensi masyarakat dunia untuk mencari solusi agar bisa menangani pemanasan global dan perubahan iklim saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Oslan Jumadi mengatakan pemanasan global merupakan proses meningkatnya suhu permukaan bumi yang dipicu oleh peningkatan akumulasi emisi gas-gas rumah kaca (GRK).

“Secara teoritis GRK di muka bumi ini sangat penting namun karena berbagai aktivitas manusia terutama proses industri, pertanian, dan transportasi menyebabkan GRK yang diemisikan ke atmosfer terus meningkat. Gejala ini juga diikuti oleh naiknya suhu air laut dan perubahan pola iklim yang  di prediksi akan menyebabkan banyak kerugian bagi manusia,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Olympic Of Statistics 2023 HMPS Statistika Helat Kegiatan Berskala Nasional

Dosen Jurusan Biologi ini menjelaskan, opsi-opsi mitigasi gas rumah kaca penyebab pemanasan global secara biologis tidak lepas dari pemahaman proses metabolisme sel mikroorganisme dalan melakukan konversi subtrat untuk tumbuh dan menghasilkan metabolit gas-gas rumah kaca. Sehingga pemahaman metabolisme ini menjadi dasar pengambilan opsi mitigasi yang berkesinambungan.

“Hasil kajian kami, mengindikasikan bahwa penerapan kombinasi bahan penghambat nitrifikasi dan bahan lepas lambat seperti zeolite pada lahan berearasi merupakan opsi yang terbaik dalam menekan atau menurunkan emisi gas rumah kaca khususnya gas N2O,” jelasnya. (*)

*Reporter: Andi Asoka Ulfa/Editor: Nurul Charismawaty S

Berita Terkait

Tim PKM PNBP FMIPA Bekali Guru SMAN 2 Maros Keterampilan Pemanfaatan AI
Plt Rektor Resmikan Bank Sampah Unit FMIPA
UKM Olahraga Buka Rekrutmen Diklatsar XXX
Tingkatkan Literasi Masyarakat, BPS Sulsel Dukung Penuh Pojok Statistik
Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka, HMJ Statistika Hadirkan Konsep Baru
Dekan FMIPA Harap Profesi UNM Terus Eksis dan Sebarkan Informasi Berimbang
Farida Patittingi Ajak Alumni FMIPA Perkuat Karakter
Langkah Nyata Mahasiswa, Analisis IX Open Donasi untuk Masyarakat
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:53 WITA

Tim PKM PNBP FMIPA Bekali Guru SMAN 2 Maros Keterampilan Pemanfaatan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:15 WITA

Plt Rektor Resmikan Bank Sampah Unit FMIPA

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:04 WITA

UKM Olahraga Buka Rekrutmen Diklatsar XXX

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:32 WITA

Tingkatkan Literasi Masyarakat, BPS Sulsel Dukung Penuh Pojok Statistik

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:23 WITA

Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka, HMJ Statistika Hadirkan Konsep Baru

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama di Momen Perayaan Harlah ke-18 LK FEB UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Usung Semangat Ekonomi Satu, LK FEB Rayakan Harlah ke-18 dengan Perkuat Solidaritas

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:38 WITA

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA