[Opini] Fasilitas Ruang Kelas FIKK UNM, Antara Harapan dan Realita

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potre Faried Wajdy Arifay mahasiswa PJKR FIKK UNM, (Foto: Ist.)

Potre Faried Wajdy Arifay mahasiswa PJKR FIKK UNM, (Foto: Ist.)

PROFESI -UNM.COM – Ruang kelas adalah aspek yang sangat penting dari kegiatan perkuliahan, tidak hanya sebagai tempat transfer ilmu. Akan tetapi lebih dari itu, ruang adalah tempat dimana mahasiswa berproses, membentuk karakter, hingga mempertajam daya kritis.

Namun, realitas yang terjadi di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM, mahasiswa dan dosen masih menghadapi kenyataan pahit. mulai dari meja dan kursi yang rusak, AC yang tidak berfungsi, hingga proyektor yang hanya menjadi pajangan. kondisi ini jelas akan mempengaruhi kenyamanan dan proses perkuliahan.

Baca Juga Berita :  [OPINI] Selamat Datang Calon Donatur UNM dan Calon Agen Perubah

Hal serupa yang baru baru ini tersorot adalah kebocoran atap di salah satu ruang kelas yang sempat terekam oleh salah satu mahasiswa FIKK UNM. terlihat dalam video saat proses perkuliahan, kondisi cuaca sedang hujan dan air hujan masuk melalui atap yang bocor sehingga air menggenangi lantai ruangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

peristiwa ini menjadi bukti bahwa pemeliharaan fasilitias di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM masih belum optimal. ruangan kelas yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman malah membuat mahasiswa dan dosen tidak betah di ruangan.

Baca Juga Berita :  Enam LK FIP UNM Gelar Podcast Kolaboratif, Bedah Peran Media dan Propaganda Pada Kalangan Mahasiswa

dan oleh sebab itu sudah seharusnya pihak kampus menyikapi lebih serius terhadap fasilitas fasilitas yang ada di kampus. Fasilitas bukanlah sekedar pelengkap, melainkan pondasi utama dalam meningkatkan kualitas proses perkuliahan dan mencetak mahasiswa yang bersaya saing. (*)

*Penulis : Faried Wajdy Arifay

Berita Terkait

[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan
[OPINI] Saat Pendidikan Kehilangan Mata Air Kemanusiaan: Sekolah yang Sibuk Mengukur, Tapi Lupa untuk Memeluk.
[ OPINI ] Ketika Pengabdian Guru Dijadikan Alasan untuk Membiarkan Ketidakadilan
[OPINI] Metafora Analitis Hukum Newton III dan Psikologi Kebijakan: Setiap Aksi Negara Melahirkan Reaksi Manusia
[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru
[OPINI] DAS Saddang kabupaten Enrekang: Dari Sumber Kehidupan Menjadi Objek Investasi
[OPINI] Enrekang berada di persimpangan: Antara Kemajuan atau Kehilangan
[OPINI] Kemegahan Yang Menipu: Realitas di Balik Gedung Pinisi UNM
Berita ini 1,156 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:12 WITA

[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:08 WITA

[OPINI] Saat Pendidikan Kehilangan Mata Air Kemanusiaan: Sekolah yang Sibuk Mengukur, Tapi Lupa untuk Memeluk.

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:59 WITA

[ OPINI ] Ketika Pengabdian Guru Dijadikan Alasan untuk Membiarkan Ketidakadilan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:50 WITA

[OPINI] Metafora Analitis Hukum Newton III dan Psikologi Kebijakan: Setiap Aksi Negara Melahirkan Reaksi Manusia

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:25 WITA

[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru

Berita Terbaru

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WITA