Oknum Dosen FIS Terungkap Lakukan Praktik Pungli di Kampus

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 September 2017 - 07:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa FIS UNM saat menggelar aksi di depan gedung FIS 26 Mei lalu – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Salah seorang oknum dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) terungkap melakukan praktik pungutan liar (Pungli) kepada mahasiswa. Praktik yang sudah berlangsung sejak 2012 silam ini terungkap setelah sejumlah mahasiswa menyatakan keberatan.

Praktik dengan modus nilai ini berlangsung setiap akhir semester saat pengimputan nilai mata kuliah dilakukan. Alih-alih menyarankan mahasiswa untuk mengikuti Semester Pendek (SP) atau mengulang mata kuliah di semester depan, mahasiswa yang mendapat nilai error ataupun tidak lulus dalam kuliahnya justru diarahkan mengumpulkan uang dengan dalih “uang buku”.

Seperti yang menimpa mahasiswa di Pendidikan Sosiologi angkatan 2015 yang berjumlah 64 orang sebanyak 80% tidak lulus dalam mata kuliahnya, terpaksa harus menempuh segala upaya demi perbaikan nilai dengan pembayaran yang tidak jelas muaranya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layaknya barang dagangan, nilaipun diberi harga bervariasi tergantung tingkatannya. Misalnya nilai error yang dilabeli Rp 200.000 untuk mendapatkan nilai A, nilai D dipatok Rp 150.000 agar menjadi nilai sempurna. Bukan tanpa alasan, harga itu untuk menutupi setiap buku yang harus dikumpulkan mahasiswa dengan harga satu buku dipatok Rp 50.000 sama dengan tiap tingkatan nilai.

Baca Juga Berita :  Rektor UNM Gelar Open House di Rumah Jabatan

Ketua Himpunan Program Studi (HMPS) Pendidikan Sosiologi, Reza, mengungkapkan oknum tersebut sebelumnya menawarkan tiga opsi perbaikan nilai, pertama beli buku sendiri dengan harga yang jauh lebih besar, merangkum buku, dan yang terakhir setor uang buku. Namun dari pilihan tersebut mahasiswa selalu di persulit sehingga mau tidak mau harus membayar. “Tapi kami selalu diarahakan untuk membayar,” ujarnya.

Namun, saat ditanya, oknum dosen yang menjalankan praktik ini yaitu Zainal Arifin membantah tuduhan tersebut. Ia justru menyebut bahwa hal itu dilakukan atas dasar permintaan mahasiswa. “Dikatakan pungli itu tidak benar, itu asalnya dari mahasiswa saya selaku dosen hanya mengiyakan karena dasar kasihan dan banyak pertimbangan,” bantahnya.

Baca Juga Berita :  Tambah Prodi untuk Buka Fakultas Pertanian, Ini Kata Kaprodi PTP FT

Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Sosiologi, Muhammad Syukur mengaku telah sering memberi peringatan. Akan tetapi, beberapa kali itu juga tidak ada tanggapan. “Saya sudah memberi teguran kepada Pak Zainal tapi tidak diindahkan,” ujarnya saat ditemui, Kamis (4/8).

Pihaknya pun mengadukan kasus ini ke pimpinan fakultas untuk mendapat kejelasan. Alhasil, berdasarkan perbincangan, ia tidak akan mengajar di angkatan 2014 dan 2015. Saat dikonfirmasi, Dekan FIS, Hasnawi Haris mengaku telah mendapat laporan terkait praktik tersebut. Ia menduga ini kesalahpahaman antara mahasiswa dengan oknum dosen. Sehingga, kasus tak akan ditindak lanjuti lebih dalam lagi. “Jangan gegabah mengambil kesimpulan karena ini terkait dengan reputasi dan karir seseorang,” ujarnya. (*)


*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Profesi edisi 217

Berita Terkait

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae
Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair
UNM Gelar Pengukuhan Tiga Guru Besar
Tim PKM FMIPA Gelar Pelatihan Pembuatan Lembar Kerja Fisika
Accounting Festival Jadi Wadah Kembangkan Skill Akuntansi
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:46 WITA

Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:48 WITA

Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Kamis, 29 Agustus 2024 - 11:01 WITA

Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae

Selasa, 27 Agustus 2024 - 22:10 WITA

Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair

Berita Terbaru

Potret Muhammad Amar Amri Asnur dalam sambutannya, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Resmi Dilantik, HPMT Kom. UNM Masuki Babak Kepemimpinan Baru

Selasa, 17 Feb 2026 - 10:30 WITA

Potret Muh. Alif Nur Fauzan Formatur Ketua Umum MPA Trisula FIS-H UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Ketua MPA Trisula FIS-H Usung Gerakan Berbasis Integritas dan Dampak Nyata

Senin, 16 Feb 2026 - 23:03 WITA

Potret mahasiswa yang mengikuti kegiatan sitasi 2026, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Sekolah Riset dan Advokasi 2026 Jadi Ruang Tumbuh Nalar Kritis Mahasiswa

Senin, 16 Feb 2026 - 21:47 WITA