Sekolah Riset dan Advokasi 2026 Jadi Ruang Tumbuh Nalar Kritis Mahasiswa

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret mahasiswa yang mengikuti kegiatan sitasi 2026, (Foto: Ist.)

Potret mahasiswa yang mengikuti kegiatan sitasi 2026, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi (HMPS Pendsos) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Sekolah Riset dan Advokasi (Sitasi) 2026 selama tiga hari, tanggal 13 hingga 15 Februari, di Kolam Renang Bantimurung.

Melalui kegiatan ini, HMPS Pendsos menghadirkan ruang pembelajaran yang menekankan penguatan nalar kritis, semangat juang, serta kepekaan mahasiswa terhadap persoalan sosial, khususnya di lingkungan UNM.

Ketua panitia, Astuti Amang, mengungkapkan bahwa Sitasi 2026 memberikan pengalaman yang penuh dinamika. Ia merasakan beragam emosi selama kegiatan berlangsung akibat padatnya rangkaian agenda yang harus dijalani panitia dan peserta.

“Pusing, lelah, bahagia, terharu menjadi satu,” ungkap Astuti.

Astuti menjelaskan bahwa intensitas kegiatan menuntut seluruh peserta untuk terus berpikir, berdiskusi, dan terlibat aktif hingga akhir rangkaian acara. Meski melelahkan, proses tersebut justru memperkaya pengalaman dan pembelajaran bersama.

“Pusing dan lelah muncul karena aktivitas yang padat, banyak berpikir, berdiskusi, dan mengikuti rangkaian acara sampai selesai,” jelasnya.

Di balik rasa lelah, Astuti merasakan kebahagiaan dan keharuan yang muncul dari kebersamaan serta kekompakan selama kegiatan. Menurutnya, perjuangan bersama itulah yang menjadikan Sitasi 2026 sebagai pengalaman yang berkesan.

Baca Juga Berita :  WR 4 UNM Tekankan Pentingnya Riset bagi Mahasiswa di Seminar Nasional

Sitasi 2026 juga bertujuan membangkitkan keberanian mahasiswa untuk bersikap kritis dan responsif terhadap persoalan sosial. Kegiatan ini mendorong mahasiswa agar tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu bergerak menghadirkan solusi nyata.

“Harapan saya, adik-adik Arbitration 2025 menjadi pribadi yang kritis, berani menyuarakan kebenaran, dan benar-benar bergerak memberikan solusi nyata,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan Sitasi 2026, HMPS Pendsos berharap dapat membentuk mahasiswa yang peka, bertanggung jawab, serta siap menjadi calon pemimpin yang mampu merespons isu-isu sosial di sekitarnya. (*)

*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri

Berita Terkait

Ketua Umum Terpilih HMPS Pendidikan IPS Siap Bangun Kepengurusan Humanis dan Kolaboratif
WD III FIS-H Bantah Isu Dugaan Penemuan Alat Kontrasepsi di Sekretariat Lembaga Kemahasiswaan
Mahasiswa FIS-H Torehkan Prestasi di Pra Peksimida
Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Menggelar Expo Kewirausahaan Arbitration 2025
Hima PPKn Gelar Seminar Kebaragaman Tekankan Diversitas Umat Beragama
Mahasiswi Ilmu Administrasi Hidupkan Makna Sunyi Lewat Tulisan
Akselarasi Ruang Aktualisasi, FIS-H Mendukung Mahasiswa untuk Berinovasi di Ajang LIDM 2026
Riska Anugrah Taufik La’pa Raih Juara I Ajang Pilmapres FIS-H
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:01 WITA

Ketua Umum Terpilih HMPS Pendidikan IPS Siap Bangun Kepengurusan Humanis dan Kolaboratif

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:56 WITA

WD III FIS-H Bantah Isu Dugaan Penemuan Alat Kontrasepsi di Sekretariat Lembaga Kemahasiswaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:41 WITA

Mahasiswa FIS-H Torehkan Prestasi di Pra Peksimida

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Menggelar Expo Kewirausahaan Arbitration 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WITA

Hima PPKn Gelar Seminar Kebaragaman Tekankan Diversitas Umat Beragama

Berita Terbaru

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WITA