Mahasiswa UNM Gelar Aksi Seruan Republik Indonesia Sekarat, Soroti MBG hingga UU Perampasan Aset

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Formatur BEM FT UNM pada saat Menyampaikan Orasi, (Foto: Dok. Profesi)

Potret Formatur BEM FT UNM pada saat Menyampaikan Orasi, (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi dengan tema “Seruan Aksi Mahasiswa UNM: Republik Indonesia Sekarat” oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM yang berlangsung di depan Menara Pinisi UNM, Rabu (17/6).

Dalam orasinya, Formatur BEM Fakultas Teknik (FT) UNM, Muammar Qadhafi, menyoroti sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian publik, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), polemik ekonomi nasional, hingga belum disahkannya Undang-Undang Perampasan Aset.

Muammar menilai program MBG yang saat ini pemerintah jalankan perlu adanya evaluasi secara menyeluruh. Ia juga menyinggung isu mengenai kemungkinan program tersebut akan berjalan di lingkungan perguruan tinggi.

“Di kampus kita tercinta, ada isu bahwasanya MBG ini akan masuk di kampus. Universitas Negeri Makassar tetap akan lantang menyuarakan berbagai polemik yang ada di Indonesia hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini pemerintah belum menunjukkan langkah konkret dalam mendorong regulasi tersebut, padahal masyarakat membutuhkan instrumen hukum yang kuat untuk menindak praktik korupsi.

Baca Juga Berita :  UNM Baru Miliki 10 Prodi Terakreditasi A dari 81 Prodi

Lebih lanjut, Muammar juga menyoroti kondisi perekonomian nasional yang saat ini semakin berat. Ia menyebut melemahnya nilai tukar rupiah sebagai salah satu persoalan yang harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Ini adalah kompleks problem yang saat ini khususnya rezim yang berkuasa perlu selesaikan. Negara Indonesia harus berdiri secara mandiri di atas kedaulatan negaranya,” tegasnya. (*)

*Reporter: Nur Mardatillah

Berita Terkait

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun
Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK
Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru
UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026
Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye
UP BK Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas
Pekan Sastra 2026 Hadirkan Lomba Esai Sastra bagi Siswa SMA Se-Sulselbar
Wisuda Periode Juni, Wisudawan Terbaik FT Raih IPK 3,98
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:58 WITA

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:41 WITA

Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK

Senin, 13 Juli 2026 - 11:27 WITA

Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru

Senin, 6 Juli 2026 - 22:16 WITA

UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 21:53 WITA

Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye

Berita Terbaru

Potret Wakil Dekan Tiga FIP UNM, Suardi, (Foto: Int.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Pimpinan FIP Klarifikasi Polemik Senat PAW, Tunjukkan Dokumen Resmi

Kamis, 16 Jul 2026 - 14:02 WITA

Surat Usulan Tiga Nama Calon Anggota Senat PAW dari Jurusan PGPAUD Kepada Dekan FIP UNM, (Foto: Dok. Profesi)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP Bantah Tuduhan Otoriter dalam Penetapan Senat PAW

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:48 WITA

Poster Open dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Int.)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Open dan Pekan Pujangga 2026 Gelar Lomba Esai Nasional Kategori Universitas

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:08 WITA