Mahasiswa Psikologi UNM Beri Psikoedukasi Pentingnya Self-Awareness

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 6 Juni 2023 - 11:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Asistensi Mengajar Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar melaksanakan Psikoedukasi di Sekolah Islam Adam & Hawa, Kota Makassar pada Kamis (18/5). Kegiatan ini diikuti oleh 16 orang dari 3 cabang yakni Sekolah Islam Adam & Hawa cabang Makassar, Maros, dan Gowa.

Psikoedukasi ini mengangkat tema “Pentingnya Self-Awareness Guru dalam Mengajar”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga pendidik di Sekolah Islam Adam & Hawa terkait dengan pentingnya self-awareness guru dalam mengajar.

”Kegiatan psikoedukasi ini memiliki urgensi yang relatif tinggi dikarenakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program kerja kami didasarkan dari kebutuhan para tenaga pendidik di Sekolah Islam Adam & Hawa,” Jelas Dyan salah satu mahasiswa BKP Asistensi Mengajar Mandiri Fakultas Psikologi UNM.

Dalam pelaksanaan psikoedukasi ini diawali dengan pemberian pre-test untuk mengetahui kemampuan peserta sebelum pemberian perlakukan yang dalam hal ini berupa pemberian materi. Selanjutnya pemberian materi oleh Amirah Aminanty yang dilanjutkan dengan pemberian post-test dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Pada sesi tanya jawab, beberapa tenaga pendidik menanyakan terkait dengan contoh kasus yang mereka pernah alami selama mengajar di Sekolah Islam Adam & Hawa. Selain itu, peserta juga mengungkapkan kesulitan mereka dalam menghadapi emosi anak, regulasi emosi, dan penanganan anak berkebutuhan khusus.

Mustika, salah satu peserta psikoedukasi menuturkan bahwa ilmu yang telah dibagikan pada kegiatan ini dapat ia terima dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga Berita :  HMPS PTP FT UNM Gelar Lomba Pertanian Berkarya ke-V

“Materi yang disajikan dalam kegiatan psikoedukasi ini sangat bermanfaat dikarenakan sangat relate dan bermanfaat bagi kehidupan kami sehari-hari”, tuturnya.

Diakhir sesi, moderator menyimpulkan psikoedukasi mengenai self-awareness ini adalah sebuah proses mengenali perasaan dan perilaku kita. Selain itu, kita perlu mengetahui hal apa yang menjadi penyebab emosi kita. Ini berguna untuk pengambilan keputusan secara logis.

“Dengan menyadari pemicu emosional kita, akan meningkatkan pengambilan keputusan yang rasional yang didasarkan atas pilihan sadar dibandingkan dengan ketika berada pada kondisi emosional yang tidak disadari. ” Tutup Nuradelia selaku moderator. (*)

*Reporter: Nur Arrum Suci Katili

Berita Terkait

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus
Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:37 WITA

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Berita Terbaru