PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus (PKh) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) usai gelar kegiatan Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Pegawai Hero Supermarket dan Manajemen Nipah Park dengan tema ‘Mewujudkan Layanan Publik Inklusif melalui Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Kasir dan Pegawai Hero Supermarket’.
Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk proyek tugas Mata Kuliah Bahasa Isyarat dengan Dosen pengampu mata kuliah Bahasa isyarat Bapak Mustafa, Ibu Wizerti Ariastuti Saleh, dan Bapak Muh Maaris Mubar, proyek ini bertujuan menerapkan pembelajaran secara langsung dalam konteks pelayanan publik.
Dalam narasinya, Nur Anisah Wardah menyebutkan acara berlangsung mulai tanggal (30/10) hingga pada tanggal (1/11) kemarin. Pelatihan ini berfokus pada pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) sebagai sarana komunikasi dasar antara pegawai dan pelanggan disabilitas, khususnya teman Tuli.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memfokuskan pelatihan pada pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) agar pegawai dapat berkomunikasi lebih baik dengan pelanggan. Peserta mempelajari kosakata dasar yang relevan dengan aktivitas pelayanan mulai dari menyapa pelanggan, menawarkan bantuan, hingga penyampaian informasi transaksi,” jelasnya dalam narasi.
Pelatihan ini dipandu langsung oleh instruktur teman Tuli, yaitu ibu Nisria Nurul Magfirah Nasir bersama Eka Putra Nur Resky dari komunitas SLSE (Sign Language Special Education) sehingga peserta juga bisa berinteraksi langsung dengan teman tuli.
“Peserta tidak hanya belajar bahasa isyarat, tetapi juga mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan teman Tuli,” tulisnya.
Kegiatan yang dipimpin Faradiba Aprilia mendapat respon positif dari pihak manajemen Nipah Mall. Mereka menilai pelatihan tersebut memberi manfaat besar bagi para pegawai Nipah Mall dalam meningkatkan pelayanan yang lebih ramah kepada konsumen sesuai dengan konsep Nipah Mall.
“Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini karena membantu kami memberikan pelayanan yang lebih ramah dan setara bagi semua pelanggan, termasuk teman Tuli. Kami juga berharap pelatihan bahasa isyarat bisa berlanjut dan menjangkau kalangan yang lebih luas karena sejalan dengan konsep Nipah Mall,” ujar salah satu pihak manajemen Nipah berinisial E. (*)
*Reporter : Florencya Alnisa Christin







