Mahasiswa Keluhkan Penyewaan Fasilitas Kampus Mahal

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 24 Desember 2017 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar. (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Tak bisa dipungkiri, organisasi kemahasiswaan tak lepas dari agenda seremoni. Melibatkan orang banyak serta membutuhkan ruang untuk menampung partisipan.

Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai kampus yang dikenal denga bangunannya yang unik nan megah, tentu menyediakan fasilitas berkegiatan yang ‘wah’ pula. Ballroom, ruang teater, pelataran, auditorium hingga aula di beberapa fakultas. Seyogianya, sarana tersebut disediakan birokrat untuk mewadah kegiatan masyarakat kampus orange demi mutu dan kualitas perguruan tinggi. Sebab, banyaknya kegiatan yang membangun menjadi penunjang citra kampus menuju world class university.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sungguh memilukan, bilik tempat berkumpulnya para pemikir justru diperdagangkan. Tarif ruang demi ruang ditetapkan melalui surat keputusan rektor no 5281 UN36/KP/2016 tentang penetapan tarif biaya operasional perawatan gedung, mobil dinas, dan biaya harian pengemudi mobil dinas di lingkup UNM.

Ballroom misalnya, biaya sewa berkisar Rp 1.000.000 perhari. Pelataran Pinisi seharga Rp 750.000, teater Rp 7.000.000, dan Auditorium Amanagappa Rp 1.000.000. Lain halnya bagi masyarakat umum dan di hari libur, anggaran yang harus dikeluarkan sang penyewa lebih besar lagi.

(Baca juga: Sewa Gedung Mahal, PR II: Jangan Berkegiatan Kalau Tak Punya Modal)

Ketua Umum Lembaga Kajian Ilmiah Mahasiswa Bertakwa (LKIMB), Adiyat Rizki mengeluhkan hal tersebut. Menurutnya birokrasi memanfaatkan fasilitas kampus untuk meraup keuntungan. Bukan hanya masyarakat umum, tetapi mahasiswa yang notabene tergolong Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga dikenakan biaya dalam penggunaan gedung maupun fasilitas kampus.

Baca Juga Berita :  Akbar Terpilih Sebagai Ketua Maperwa FPsi Periode 2023-2024

“Ini fasilitas kampus kaya dijadikan lahan bisnis. Karena bukan hanya umum yang membayar, tapi biar kita mahasiswa juga membayar. Dan kita dari teman2 juga yang membersihkan semua sampah yang ada disini,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Ketua Maperwa UNM, M. Yunasri Ridho menungkapkan hal yang sama. Ia menilai tarif yang dipasang untuk penyewaan gedung merugikan mahasiswa. Pasalnya, Ia beranggapan pihak birokrasi tak seharusnya memungut biaya bilamana LK UNM ataupun mahasiswa ingin berkegiatan.

“Jelas jelas mahasiswa berhak menggunakannya karena sudah membayar UKT,” anggapnya.

Ia juga tak sependapat dengan kebijakan pimpinan kampus orange yang seolah mengkomersilkan fasilitas kampus. Apalagi, menurutnya yang menjadi objek sebagian besar ialah mahasiswa UNM.

“Sudah secepatnya pimpinan mengevaluasi pemasangan harga itu. Mengingat yang menggunakan fasilitas adalah mahasiswa UNM yang sudah sangat jelas membayar UKT,” harap Mahasiswa angkatan 2012 ini.

Pendapat yang sama juga datang dari Ketua UKM Sintalaras UNM, Ikhsan. Ia mengeluhkan pimpinan bersikap tidak adil dengan mahasiswanya sendiri. Selain harga yang dirasa sangat tinggi, penggunakan ruangan pun seringkali dibatasi.

Baca Juga Berita :  BEM FT Gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah

“Harga yang dipakai 1 sampai 2 jam sama dengan yang menggunakan ruangan setengah hari,” keluh Mahasiswa angkatan 2012 ini.

Sementara itu, Ketua UKM Kopma UNM, Rusli mengaku prihatin dengan dana yang harus dikeluarkan terbilang tak sedikit jika ingin menyewa salah satu gedung. Apalagi dana yang dimiliki LK UNM dan mahasiswa dinilai masih jauh dari kata layak.

“Sebentar lagi UNM akan beralih dari Satker ke BLU, dan pasti akan ada penyewaan fasilitas kampus, hanya saja tarifnya perlu dievalusi pihak pimpinan,” aku pria asal Wajo ini.

Terlebih saat ini banyak mahasiswa yang lebih memilih berkegiatan diluar ketimbang didalam kampus, ini harusnya menjadi bahan evaluasi para pimpinan. Semua mahasiswa mengeluh dengan tarif yang dipasang.

“Kita hanya meminta tarifnya dikurangi kalau bisa tidak dipungut biaya sepeserpun. Karena begini, tarif yang terjangkau akan membuat banyak mahasiswa ingin berkegiatan didalam kampus, yang untung kan kampus sendiri. Kalo masih begini mahasiswa pasti lebih memilih diluar,” pinta Mahasiswa angakatan 2013 ini. (*)


*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Profesi Edisi 220

Berita Terkait

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV
Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX
Mahasiswa D4 Tata Boga Raih Juara 3 Duta FT 2026
Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026
Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:17 WITA

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:42 WITA

Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:19 WITA

UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:14 WITA

Senin, 13 Juli 2026 - 23:44 WITA

Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX

Berita Terbaru

Ilustrasi Jalan Kaki Menjadi Salah Satu Olahraga Ringan, (Foto: Int).

wiki

Manfaat Jalan Kaki Rutin bagi Kesehatan Tubuh

Sabtu, 25 Jul 2026 - 04:25 WITA

Ilustrasi Terkait Penyebab Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya, (Foto: AI.)

wiki

Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:27 WITA

Ilustrasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental (Foto: Ai.)

wiki

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Bangku Kuliah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:10 WITA

Potret Badrizah Al Azhar Dosen Muda Lolos Pendanaan BRIN RIIM 2026, (Foto: Int).

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Dosen Pendidikan Geografi Lolos Pendanaan BRIN RIIM 2026

Jumat, 24 Jul 2026 - 23:50 WITA