Mahasiswa Juluki UPP PGSD Bone UNM Kampus Terapung

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 10 Februari 2018 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus VI Universitas Negeri Makassar (UNM) – (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Hamparan genangan air setinggi lutut menyambut Reporter Profesi saat berkeliling kampus Unit Pelaksana Progam (UPP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM Bone pada bulan Desember lalu.

Kondisi ini membuat sebagian dari mahasiswa merasa terganggu hingga menjuluki kampus terapung. Lapangan yang berada dihadapan ruang kelas tak mirip seperti peruntukannya, bahkan beralih fungsi menjadi kolam ikan.

Pun dengan beberapa gazebo tampak kusam berlumut sebab lama digenangi air. Rembesan air hujan juga masuk kedua ruangan kelas lantaran atap yang menyokong bangunan sudah hampir roboh.

Kondisi terakhir, kedua ruangan ditutup karena ditakutkan bisa menjatuhkan korban jiwa. Lontaran ini berasal dari Ketua Himpunan Mahasiswa PGSD Bone, Andi Wahdani Yunisyah saat kami wawancarai, Kamis (28/12).

Perasaannya pilu melihat keadaan kampus yang ia tempati menimba ilmu. Bila hujan tiba, kampus seketika berubah bak kolam besar. Ia merasa tak nyaman dan risih terutama saat mengikuti perkuliahan dan kegiatan organisasi.

“Lucu kalo bercerita soal kampus kami, kadang para mahasiswa menyebutnya kampus terapung,” ucapnya.

Baca Juga Berita :  Kebebasan Berorganisasi UNM Dibatasi Surat Edaran

Serupa, Ketua Pramuka PGSD Bone, Arman. Ia berkisah genangan air akan bertahan lama lantaran saluran air pembuangan telah rusak dan tak kunjung diperbaiki.

“Beda dengan genangan ditempat lain bisa surut satu sampai tiga hari, di sini bisa sampai satu bulan baru bisa surut,” kisahnya.

Ia berharap genangan air yang terjadi dikampus segera untuk diperbaiki. “Sebaiknya segera ditimbun supaya tidak seperti kolam lagi. Kan kita malu kampus seperti itu,” harapnya. (*)

[divider][/divider]

*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Profesi Edisi 221

Berita Terkait

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae
Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair
Tim PKM FMIPA Gelar Pelatihan Pembuatan Lembar Kerja Fisika
Accounting Festival Jadi Wadah Kembangkan Skill Akuntansi
Simak Pelaksanaan UTBK SNBT UNM
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:46 WITA

Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:48 WITA

Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Kamis, 29 Agustus 2024 - 11:01 WITA

Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae

Selasa, 27 Agustus 2024 - 22:10 WITA

Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair

Berita Terbaru

Potret Penulis: Muhammad Hilmi Assidiqy Yusuf, (Foto: Ist)

Opini

Quo Vadis Lembaga Kemahasiswaan : Masih Relevankah?

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:38 WITA

Pamflet Kegiatan Pelatihan Braille HMJ PKH FIP UNM, (Foto: Int)

KILAS LK

Sentuh Aksara, HMJ PKH FIP UNM Gelar Pelatihan Braille

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:17 WITA