Langganan Jadi Wasit Turnamen Internasional, Ini Daftar Turnamen yang Jamalong Pernah Pimpin

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Jamalong, (Foto: Ist.)

Potret Jamalong, (Foto: Ist.)

 

PROFESI-UNM.COM – Nama Ahmad Jamalong kembali mencuat di panggung olahraga internasional. Karier wasit internasional Jamalong sudah teruji dalam lebih dari 20 turnamen besar, baik nasional maupun internasional.

Berikut beberapa turnamen yang pernah ia pimpin:

Tingkat Nasional:
  1. Pekan Olahraga Nasional (PON) Palembang 2004
  2. PON Pekanbaru 2008
  3. PON Kalimantan Timur 2012
  4. PON Jawa Barat 2016
  5. PON Papua 2020
 Tingkat Internasional:
  1. World Cup Sepaktakraw, Penang 2004
  2. Asian Games, Doha Qatar 2006
  3. SEA Games, Filipina 2005
  4. King’s Cup, Thailand 2018
  5. World Cup, Thailand 2020
  6. Asian Games, Hangzhou China 2023
  7. Asian Beach Games
  8. Friendly Match Indonesia vs Brazil

Dosen Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (TP FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) ini menjadi wasit dalam ajang Asia Cup Sepaktakraw 2025 di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 10–18 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penunjukan ini menambah panjang daftar turnamen internasional yang telah Jamalong pimpin. Ia menjadi salah satu wasit asal Indonesia yang langganan memimpin pertandingan di berbagai event kelas dunia. Hal ini tentunya dapat menjadikannya salah satu figur penting dalam dunia perwasitan sepaktakraw internasional.

Baca Juga Berita :  FMDK dan LDK UNM Gelar Karimah di FT dan FSD UNM

“Alhamdulillah, saya kembali dipercaya oleh ASTAF dan ISTAF untuk memimpin pertandingan Asia Cup 2025,” ujar Jamalong, penuh syukur. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Rektor UNM, Prof. Karta Jayadi, serta seluruh sivitas akademika atas dukungan yang terus mengalir dalam kiprahnya.

Lebih lanjut, Jamalong menyebut bahwa setiap pertandingan internasional memberikan pengalaman emosional yang tak tergantikan. Selain itu, Ia merasa seperti artis bollywood ketika menjadi wasit dalam pertandingan tersebut

“Sangat menyenangkan, sangat menantang, dan sangat mendebarkan—jantung saya rasanya hampir copot, terutama saat memimpin final. Tapi ketika semua mata tertuju kepada wasit yang memimpin secara profesional, semua itu sirna. Saya justru merasa seperti artis Bollywood,” tuturnya dengan nada canda kepada Profesi, Minggu (1/6).

Baca Juga Berita :  WD 3 FIS-H Harap Mahasiswa Berprestasi Dapat Jadi Role Model

Selanjutnya, dalam Asia Cup 2025 sendiri akan diikuti oleh 13 negara: Vietnam, Singapura, Thailand, Indonesia, Korea Selatan, Pakistan, Filipina, Jepang, Tiongkok, India, Brunei Darussalam, Chinese Taipei, Nepal, serta tuan rumah Malaysia. Ajang ini sekaligus menjadi tolok ukur peringkat Asia menjelang Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Menariknya, Indonesia juga akan mengirimkan tim nasional sepaktakraw yang diperkuat oleh mahasiswa dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM: Muhammad Ardiansyah Muliang (Anca), Muhammad Rusdi, Diki Apriansyah, dan Andi Saputra. Keterlibatan ini menjadi bukti bahwa UNM tidak hanya mencetak akademisi, tetapi juga mendorong prestasi di level internasional.

Dengan rentetan kepercayaan dari berbagai federasi, Ahmad Jamalong tak hanya menjadi kebanggaan UNM, tetapi juga wajah perwasitan Indonesia di mata dunia. (*)

*Reporter: Firmansyah

Berita Terkait

Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul
FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat
Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR
Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM
Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika
Usung Teknologi Tepat Guna, FT Tampilkan Berbagai Karya Inovatif
Inovasi Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis AI, AR, dan Etnomatematika Raih Gold Award
Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:25 WITA

Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44 WITA

FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:39 WITA

Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:32 WITA

Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:26 WITA

Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika

Berita Terbaru