Kesan Mendalam Mahasiswa tentang Muchtar Yunus, Guru Besar UNM yang Meninggal Dunia

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 28 Februari 2019 - 18:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM –  Muchtar Yunus, guru besar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Makassar (UNM) meninggal dunia akibat komplikasi penyakit, pada Kamis (28/2). Salah satu mahasiswa memiliki kesan mendalam tentang sosok dosen kelahiran Bone ini.


“Prof Muchtar baik, sabar dan sangat peduli dengan mahasiswanya, beliau tidak pernah mengeluh dalam membimbing kami,” ujar salah satu mahasiswa Pendidikan Ekonomi, Andi Eliarianti saat ditemui.


Tak hanya itu, Eli mengaku kehilangan salah satu dosen terbaiknya. Menurutnya, Muchtar adalah sosok dosen yang cerdas dan piawai dalam memberikan arahan kepada mahasiswa yang dibimbingnya dalam penyelesaian studi. 


“Beliau cerdas sekali, kami belajar banyak darinya,”  tuturnya. 
Salah satu momen yang paling berkesan adalah saat undangan seminar proposal Eli yang diberikan kepada Penasehat Akademik (PA) sekaligus  Pembimbing 1 nya ini, terdapat kesalahan penulisan waktu.  Hal ini mengakibatkan Eli harus menunda seminarnya sesuai dengan waktu yang tertera diundangan.


“Tapi beliau bilang, ‘tidak apa-apa, nak. Tunda ujian sesuai undangan yang tersebar’,” kata Eli menirukan ucapan dosennya.

Baca Juga Berita :  IKA Ilmu Administrasi Negara dan HIMAGARA FIS UNM Sediakan Logistik Untuk Massa Aksi


Semangat Muchtar dalam membimbingnya sangat membekas di hati Eli. Hingga akhirnya tahun ini Eli bertekad untuk segera menyelesaikan  studinya. 


“Sebelum sakit, prof selalu terlihat bersemangat kalau mengajar,” imbuhnya.


Meninggalnya salah satu guru besar UNM ini,  memicu simpati dari berbagai pihak. Foto dan ucapan bela sungkawa tentang Muchtar terpajang  di berbagai linimasa dan cerita media sosial orang-orang yang mengenalnya.


*St. Reski Amalia

Berita Terkait

FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak
Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026
Wisuda Periode Juni 2026, Plt Rektor Ajak Lulusan Jadi Pembelajar Sejati
Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026
Kolaborasi Strategis UNM dan BRIN untuk Kemajuan Riset Indonesia 2045
Euforia Piala Dunia Waktu Untuk Mahasiswa lepas Penat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:18 WITA

FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:22 WITA

Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:27 WITA

Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:50 WITA

Wisuda Periode Juni 2026, Plt Rektor Ajak Lulusan Jadi Pembelajar Sejati

Berita Terbaru

Ilustrasi Mahasiswa yang sedang sosialisasi dengan warga, (Foto: AI.)

wiki

Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN

Jumat, 3 Jul 2026 - 23:39 WITA

Ilustrasi seseorang yang sedang flu akibat cuaca perubahan cuaca, (Foto: AI.)

wiki

Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu

Jumat, 3 Jul 2026 - 23:28 WITA