Kesalahan Sistem Informasi Pada Perbankan: Notifikasi M-Banking Nyasar ke Nasabah Lain

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Oktober 2023 - 19:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adhelia Dwi Rismawani Risal, Mahasiswa Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2021.
Adhelia Dwi Rismawani Risal, Mahasiswa Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2021

Perkembangan teknologi yang pesat sampai saat ini memberikan banyak kemudahan bagi para penggunanya, seperti berkembangnya sitem informasi yang kemudian dimanfaatkan oleh perusahaan perbankan untuk terus membuat inovasi dan untuk dapat beradaptasi di era globalisasi saat ini. M-Banking atau Sistem merupakan salah satu bentuk pemanfaatan internet yang ditawarkan oleh pihak perbankan yang menggunakan sistem informasi dan menyediakan layanan perbankan, yang dimana dapat diakses secara langsung dimanapun dan kapanpun oleh nasabah melalui smartphone mereka.

Aplikasi M-banking ini dapat diunduh oleh nasabah suatu perusahaan bank di smartphone mereka, kemudian M-Banking ini memberikan layanan berupa kemudahan dalam melakukan berbagai jenis transaksi seperti transfer dana, pembelian dan pembayaran virtual, serta  memberi informasi mengenai mutasi rekening, infrmasi saldo, serta informasi berhaasil atau tidaknya saat melakukan transaksi  pada aplikasi M-Banking tersebut yang biasanya muncul pada notifikasi smartphone penggunanya.

Baca Juga Berita :  [OPINI] Mahasiswa dan Politik

Perlu diketahui bahwa sebelum memasukkan akun pada aplikasi M-Banking tentunya diperlukan data-data pribadi nasabah seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, pin Sistem dan data penting lainnya. Dengan menggunakan sistem yang memanfaatkan sistem informasi berbasis internet, maka perlu diketahui bahwa selain banyaknya kelebihan dan kemudahan yang bisa didapatkan dari layanan tersebut, pastinya juga terdapat kekurangan atau dampak negative seperti terjadinya masalah keamanan yang dimana tidak jarang pula kita temukan kasus kebocoran data nasabah, serta kasus kesalahan sistem informasi lainnya seperti yang dialami oleh salah satu nasabah Bank X (Nama Bank disamarkan), sebut saja nasabah tesebut adalah AD, yang dimana permasalahannya yaitu masuknya notifikasi akun nasabah lain pada smartphone AD tersebut berupa notifikasi informasi transferan dana yang masuk atas nama nasabah lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AD merasa bahwa kesalahan sistem informasi pada aplikasi M-Banking Bank X tersebut cukup mengganggu dan menimbulkan ketakutan akan kebocoran datanya sendiri yang dimana tidak diketahui bahwa apakah data pribadinya terdapat kesamaan dengan nasabah lain sehingga notifikasi nasabah lain terbeut masuk ke akun M-Banking AD. AD telah menghubungi Customer Service dan dialihkan untuk melakukan laporan ke “Pusat Bantuan” tetapi dikembalikan lagi untuk menghubungi CS. Dapat dilihat bahwa AD merasa bahwa pelayanan saat terjadi kendala pada nasabah sangat kurang solutif dan cukup ribet dari pihak bank X tersebut, Hal ini harus menjadi perhatian khusus dan bahan evaluasi bagi Bank X dan juga perusashaan perbankan lainnya agar segera mencari solusi dalam membenahi kesalahan informasi tersebut demi kepuasan pelanggan dan pengembangan sistem layanan serta sistem informasi mereka agar tidak ada lagi nasabah-nasabah lain yang mengalami hal serupa. (*)

Baca Juga Berita :  [Opini] Nyanyian Katak di Musim Penghujan

*Penulis adalah

Adhelia Dwi Rismawani Risal, Mahasiswa Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2021.
Adhelia Dwi Rismawani Risal, Mahasiswa Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2021

 

Berita Terkait

[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru
[OPINI] DAS Saddang kabupaten Enrekang: Dari Sumber Kehidupan Menjadi Objek Investasi
[OPINI] Enrekang berada di persimpangan: Antara Kemajuan atau Kehilangan
[OPINI] Kemegahan Yang Menipu: Realitas di Balik Gedung Pinisi UNM
[OPINI] Paradoks LK UNM: Kubangan Kotor Menuju Krisis Legitimasi Mahasiswa
[OPINI] Ancaman Tambang terhadap Ruang Hidup dan Kedaulatan Lahan Masyarakat Enrekang
Patriarki dalam Lembaga Kemahasiswaan UNM: Menggugat Ilusi Kesetaraan
[OPINI] Menara Pinisi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:25 WITA

[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WITA

[OPINI] DAS Saddang kabupaten Enrekang: Dari Sumber Kehidupan Menjadi Objek Investasi

Selasa, 28 April 2026 - 20:08 WITA

[OPINI] Enrekang berada di persimpangan: Antara Kemajuan atau Kehilangan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:39 WITA

[OPINI] Kemegahan Yang Menipu: Realitas di Balik Gedung Pinisi UNM

Jumat, 24 April 2026 - 01:30 WITA

[OPINI] Paradoks LK UNM: Kubangan Kotor Menuju Krisis Legitimasi Mahasiswa

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA