Jaket Bomber, Fashion Tahun 60-an yang Kembali Trend Berkat Jokowi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 4 Maret 2017 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNM, Haslinda memakai jaket bomber - (Foto: Dok. Profesi)
Mahasiswa UNM, Haslinda memakai jaket bomber – (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Beberapa bulan terakhir ini, masyarakat di Indonesia kembali menggunakan trend fashion tahun 60an. Jaket bomber, kali ini yang dijadikan trend fashion. Hal ini dimulai ketika Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengenakan jaket bomber.

Ketika itu, ia menggunakan bomber berwarna hijau army,saat memberi keterangan soaldemo 4 November 2016 lalu. Meski belakangan, Bomber yang Ia kenakan ternyata milik anak bungsunya, Kaesang. Namun tetap saja, Bomber langsung jadi incaran karenanya. Seperti Rahmat salah satu mahasiswa jurusan Sendratasik ini. Menurutnya jika bukan Jokowi, bomber tidak akan trend seperti ini

“Jelas, karena secara Jokowi yang pakai. Makanya bisa booming sepertiini,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memang perkembangan fashion selalu berubah setiap tahunnya. Dalam setahun, bisa lebih dari satu trend fashion. Mulai dari fashion untuk wanita maupun pria. Apalagi jmik yang memulai adalah public figure. Seperti halnya dengan jaket bomber ini.

Baca Juga Berita :  Subsidi UKT Anak Dosen dan Pegawai Dinilai Diskriminasi

Tak diragukan lagi, bahkan selebriti internasional bahkan sering memakai bomber. Seperti halnya dengan Zayn Malik, Kendall Jenner dan beberapa selebriti lainnya. Tidak hanya itu, pemain sebak bola, sekelas David Beckham juga terlihat sering mengenakan bomber saat jalan dengan istrinya, Victoria Beckham.

Tak ingin ketinggalan dengan trend fashion ini. Masyarakat berlomba-lomba untuk menggunakan bomber. Tak terkecuali dengan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM). Debi Tenri Bali misalnya. Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia ini merupakan pengguna jaket bomber. Menurutnya, jika mahasiswa yang memakai akan terlihat lebih fashionable. Apalagi bahan dan coraknya nyaman dipakai saat ke kampus.

“Cowok cewek bisa pakai, karena sifatnya universal. Bergantung kita dalam memadupadankan. Cewek mau ala-ala style tomboy-tomboy atau dipadu-padankan dengan hijab, dengan dress bisa juga,” jelasnya

Baca Juga Berita :  UU Ciptaker, Gerbang Pasar Pendidikan

Terpisah, salah satu mahasiswa Pendidikan Sosiologi, Marwati. Ia menialai, menggunakan bomber memang hanya untuk memperindah cara berbusana. Baginya, bomber kurang nyaman digunakan untuk beraktivitas sehari-hari. “Bomber lebih cocok untuk bergaya saja,” jelasnya.

Beda halnya dengan Muhammad Bahly Basri. Ia lebih memilih menggunakan bomber saat cuaca dingin. “Bergantung cuaca. Kalau dingin otomatis kita butuh pakean ini,” ungkap mahasiswa angkatan 2014 ini.

Memang, bomber tidak sulit ditemukan. Semua pusat perbelanjaan kini menyediakan stok bomber. Apalagi dengan minat masyarakat yang tinggi.

Selain itu, kisaran harga bomber pun kini beragam. Tergantung darimana bomber tersebut di produksi. Biasanya semakin terkenal brandnya, akan semakin tinggi pula harganya. (*)


*Tulisan ini terbit di Tabloid Profesi Edisi 210

Berita Terkait

Mahasiswa D4 Tata Boga Raih Juara 3 Duta FT 2026
Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026
Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:45 WITA

Mahasiswa D4 Tata Boga Raih Juara 3 Duta FT 2026

Selasa, 28 April 2026 - 00:43 WITA

Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Momen Kebersamaan Tenaga Kependidikan FT UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Teknik

Outbound FT Perkuat Kapasitas dan Kolaborasi Tenaga Kependidikan

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:56 WITA

Flyer Pemilihan Duta Kampus 2026 Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Fakultas Psikologi

Pemilihan Duta Kampus Fakultas Psikologi 2026 Dibuka untuk Mahasiswa

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:07 WITA

Potret Penyerahan Hadiah Juara Kepada Tim Lokalabs, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Raih Juara 1, Tim Lokalabs Sebut Penentuan Konsep Jadi Tantangan Awal APBISDI 2026

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:00 WITA

Pamflet Pendaftaran Olympic Of Statistics 2026, (Foto: Ist.)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Pendaftaran Gelombang II Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka

Minggu, 28 Jun 2026 - 22:48 WITA

Pengumuman Pemenang Juara 1 Kategori UI/UX Design Ajang APBISDI 2026, (Foto: Ist)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Tim Lokalabs Prodi Bisnis Digital Raih Juara 1 UI/UX Design APBISDI 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 23:13 WITA