Integritas dan Etika, Kunci Utama Duta Kampus

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 02:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Angelina sedang menilai finalis duta kampus teknik UNM, (Foto: Muh. Apdal Adriansyah.)

Foto Angelina sedang menilai finalis duta kampus teknik UNM, (Foto: Muh. Apdal Adriansyah.)

Duta
Foto Angelina sedang menilai finalis duta kampus teknik UNM, (Foto: Muh. Apdal Adriansyah.)

PROFESI-UNM.COM – Pemilihan Duta Kampus Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun ini menjadi momentum bersejarah. Untuk pertama kalinya ajang ini digelar secara resmi dan terbuka, mengundang antusiasme dari berbagai jurusan yang di laksanakan di dekanat Fakultas Teknik UNM (16/4). Salah satu juri dalam ajang ini adalah Angelin Lambert, mantan duta kampus yang kini dipercaya menilai generasi penerusnya.

Angelin sebagai mantan duta kampus FT sekaligus juri menekankan pentingnya integritas sebagai kualitas utama seorang duta kampus. Ia menjelaskan bahwa seorang duta harus jujur dan bertanggung jawab.

“Integritas itu mutlak. Seorang duta harus bisa dipercaya, jujur, konsisten antara ucapan dan tindakan, serta bertanggung jawab terhadap jabatan yang diemban,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ia juga menyoroti aspek komunikasi yang menurutnya sangat vital. Hal utama dalam menjalani duta kampus ialah harus komunikatif.

“Duta kampus harus komunikatif. Mereka akan menyampaikan ide-ide dan berinteraksi dengan banyak pihak—pimpinan, dosen, teman, hingga masyarakat luar. Untuk itu, rasa percaya diri dan skill komunikasi harus ada,” tambahnya.

Baca Juga Berita :  Sebanyak 100 Mahasiswa KIP-K Ikuti TOOLS 2022

Selain itu, wawasan luas juga menjadi poin penting dalam penilaiannya. Angelin menyebut, duta kampus harus memahami visi dan misi kampus, serta memiliki pengetahuan tentang isu-isu terkini, baik dalam bidang sosial, lingkungan, kesehatan, maupun pemerintahan.

Namun, dari semua aspek tersebut, etika tetap menjadi fondasi utama. “Sepintar apa pun seseorang, kalau tidak punya etika, tidak sopan, atau tidak bisa menghargai orang lain, semua akan sia-sia,” tegasnya.

Saat menilai finalis, Angelin mengungkapkan bahwa tidak ada satu kriteria yang berdiri sendiri. Semua aspek harus hadir dalam satu paket lengkap etika yang baik, kemampuan public speaking, penampilan yang rapi, serta kemampuan menjawab pertanyaan secara lugas dan tidak bertele-tele.

FBS Pererat Kerja Sama dengan Balai Bahasa Melalui Sosialisasi Duta Bahasa 2025

Tentang hasil pemilihan, Angelin menyampaikan rasa bangganya terhadap finalis tahun ini. Meskipun terdapat pemenang duta kampus, ia merasa senang dengan semua finalis duta kampus.

Baca Juga Berita :  Simak! Begini Cara Tes Substansi Kampus Mengajar Angkatan 8

“Menurut saya, duta kampus yang terpilih adalah yang terbaik dari yang terbaik. Semua finalis luar biasa cerdas, percaya diri, dan aktif. Tapi enam finalis terpilih benar-benar punya paket lengkap,” ujarnya.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para duta terpilih agar menjalankan peran mereka dengan cinta terhadap almamater.

“Kalau kalian mencintai almamater, maka kalian akan menjalankan tanggung jawab ini dengan bahagia, tanpa beban. Dan itu akan terlihat dari cara kalian mewakili kampus ini,” katanya.

Menutup pernyataannya, Angelin berharap pemilihan duta kampus di tahun-tahun mendatang bisa terus berkembang.

“Tahun ini adalah momen perdana yang luar biasa. Harapannya ke depan, antusiasme mahasiswa semakin tinggi, sistem seleksi lebih megah, dan panitia bisa terus memperbaiki kekurangan yang ada,” tutupnya. (*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

 

 

Berita Terkait

Dosen PBSI UNY Soroti Peran Sastra dalam Menjaga Bahasa Ibu
Menteri Jadi Penentu, Panitia Target Pilrek UNM Selesai Desember
UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus
Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Berita ini 413 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:07 WITA

Dosen PBSI UNY Soroti Peran Sastra dalam Menjaga Bahasa Ibu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:38 WITA

Menteri Jadi Penentu, Panitia Target Pilrek UNM Selesai Desember

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:37 WITA

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP UNM Nilai Calon Rektor Harus Punya Rekam Jejak Kepemimpinan yang Baik

Minggu, 9 Agu 2026 - 02:36 WITA