PROFESI–UNM.COM — Tim AIC dari Program Studi Statistika Universitas Negeri Makassar (UNM) mengikuti kompetisi Hasanuddin Statistic Event (HSE). Dari kompetisi tersebut, Tim AIC berhasil meraih Juara 3 pada kategori esai setelah bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi, Senin (8/2).
Tim AIC yang terdiri dari Juhriana Rasyid dan Ramadhan Nur Rahmat berhasil menembus tiga besar dengan ketatnya persaingan nasional. Juhriana mengaku senang atas pencapaian yang timnya peroleh.
“Kami senang karena berhasil masuk top 3 di antara kampus-kampus lain dari luar Sulawesi Selatan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal serupa Ramadhan sampaikan. Ia mengaku bangga karena timnya mampu meraih prestasi tersebut. Bersamaan dengan itu, sedang sibuk dengan kegiatan akademik.
“Rasanya bangga dan senang karena bisa meraih juara 3 saat sedang sibuk kuliah,” tuturnya.
Dalam kompetisi tersebut, Tim AIC mengangkat esai berjudul HeartRisk: Inovasi Sistem Deteksi Dini Risiko Serangan Jantung Berbasis Website Menggunakan Algoritma Extreme Gradient Boosting. Juhriana menjelaskan bahwa gagasan tersebut berangkat dari tingginya angka kematian akibat penyakit jantung serta pentingnya upaya deteksi dini.
“Esai ini berfokus pada deteksi awal risiko serangan jantung, apakah seseorang berisiko tinggi atau rendah. Mengingat serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otot jantung. Saya harap inovasi ini dapat menjadi alat skrining awal yang mudah bagi masyarakat maupun tenaga medis,” jelasnya.
Selama proses penulisan esai, tim menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya terkait tingkat plagiarisme yang sempat melebihi batas ketentuan.
“Tantangannya ada pada tingkat plagiasi yang cukup tinggi, sehingga kami harus banyak melakukan parafrase. Namun, yang paling sulit sebenarnya adalah memulai penulisan, meskipun format esai sudah tersedia,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa data dan pendekatan statistika memiliki peran penting dalam memperkuat argumen yang ada dalam esai.
“Untuk melakukan deteksi atau prediksi tentu perlu data dan metode statistika. Itulah peran utama data dan statistika dalam esai kami,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Rosdiana







