PROFESI-UNM.COM – Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pemaparan Visi dan Misi calon Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026. Agenda tersebut berlangsung secara semi daring di Gedung HL 201 FIP UNM dan Zoom Meeting pada Ahad (14/12).
Dalam agenda tersebut pula terdapat enam Calon Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026. Adapun antaranya, A. Muh. Farid Naufal Alghani, Andi Moch Ikhsan Syahputra, Ashar Hidayat, Hardiansyah Rasyid, Muhammad Ammar Latif, dan Muhammad Iqram.
Selanjutnya, Wanda Muliandira Putri selaku ketua umum LPM Penalaran UNM menyampaikan tujuan acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat berguna untuk mengetahui visi dan misi kandidat calon Ketum LPM Penalaran UNM periode berikutnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan terselenggaranya kegiatan pemaparan visi dan misi ini, menandakan akan adanya proses regenerasi kepengurusan. Para calon Ketua Umum menyusun visi dan misinya berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman mereka selama berproses di Penalaran,” ujarnya.
Wanda Muliandira Putri juga menyampaikan rasa bangganya terhadap Calon Ketum yang telah berani menampilkan visi dan misinya. Kemudian, ia memberikan apresiasi kepada seluruh kandidat atas keberaniannya.
“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon Ketua Umum atas keberanian, kesungguhan, dan komitmen mereka dalam memaparkan visi misinya demi kemajuan LPM Penalaran,” sampainya.
Selain itu, koordinator Panitia Mubes XVII LPM Penalaran UNM, Athaillah Hasyim, menambahkan bahwa agenda pemaparan visi dan misi merupakan bagian penting. Menurutnya, forum ini jiwa kepemimpinan seseorang mulai terbentuk.
“Kami menyadari betul pentingnya agenda pemaparan visi dan misi calon Ketua Umum ini. Agenda ini merupakan salah satu bentuk budaya intelektual dialektis LPM Penalaran UNM. Melalui forum ini, seorang pemimpin mulai terbentuk,” jelasnya.
Terakhir, Wanda Muliandira Putri mengutarakan harapannya kepada anggota. Ia berharap hasil pemaparan visi dan misi sebagai bahan penilaian dan pertimbangan dalam menentukan penerus LPM Penalaran.
“Hasil dari pemaparan visi dan misi ini hendaknya dijadikan dasar penilaian oleh anggota aktif dalam menentukan siapa yang layak menjadi penerus kepemimpinan dan menggerakkan roda organisasi LPM Penalaran UNM,” tutupnya.
Terakhir, melalui kegiatan pemaparan visi dan misi ini, LPM Penalaran UNM menegaskan komitmennya dalam menjaga proses regenerasi kepemimpinan yang demokratis, partisipatif, dan berlandaskan nilai-nilai kelembagaan, sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Besar XVII dalam menentukan arah kepemimpinan lembaga ke depan. (*)
*Reporter: St. Masyita Rahmi







