PROFESI-UNM.COM – Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Andi Ihsan, mengingatkan para calon wisudawan agar tidak menjadikan kelulusan sebagai akhir dari proses belajar. Pesan tersebut disampaikannya dalam acara ramah tamah calon wisudawan Periode Juli 2026 di Hotel Remcy,Senin (13/7).
Menurutnya, pendidikan merupakan proses yang terus berlangsung sehingga lulusan perlu terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi.
“Ini tidak menjadi dasar untuk Anda berhenti sampai di sini karena saya kira masih panjang perjalanan Anda. Pendidikan pada dasarnya adalah sebuah proses belajar dalam rangka mengembangkan potensi diri,” ujarnya.
Ia menilai capaian akademik, termasuk IPK dan predikat kelulusan, hanya menjadi penanda bahwa seseorang pernah menempuh pendidikan. Kompetensi lulusan, akan benar-benar teruji ketika terjun langsung ke masyarakat.
“Kompetensi Anda ditentukan oleh masyarakat, bukan pada angka-angka tadi. Ada yang cumlaude, tetapi nanti masyarakatlah yang akan menguji Anda,” tegasnya.
Ia juga mengajak lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, FSD UNM telah membuka peluang pengembangan akademik, termasuk melalui program fast track bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada FSD UNM. Ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan akademik sekaligus menegaskan komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, fasilitas, serta proses pembelajaran.
“Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami. Semoga seluruh lulusan tetap sehat, diberkahi, dan seluruh aktivitasnya lancar ke depan,” tutupnya.(*)
*Reporter: Alyani Fajrina Nursyabri








