Cara Atur Manajemen Waktu Agar Tidak Kewalahan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 00:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa Prinsip Penting Dalam Membagi Waktu Dengan Bijak, (Foto: Int.)

Beberapa Prinsip Penting Dalam Membagi Waktu Dengan Bijak, (Foto: Int.)

 

PROFESI-UNM.COM – Manajemen waktu adalah keterampilan penting yang membantu seseorang mengatur, merencanakan, dan mengendalikan penggunaan waktu secara efektif dan efisien.

Dalam konteks kehidupan akademik, pekerjaan, maupun aktivitas organisasi, kemampuan mengelola waktu berperan besar dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi stres akibat tenggat waktu yang mendesak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa manajemen waktu yang baik, seseorang cenderung kewalahan dan sulit menyelesaikan tugas dengan optimal.

Langkah pertama dalam manajemen waktu yang efektif adalah mengaktifkan atau merancang rencana kegiatan sejak H-1, atau satu hari sebelum kegiatan berlangsung.

Hal ini memungkinkan seseorang menyiapkan mental, materi, dan sumber daya yang kamu butuhkan sebelum masuk ke hari pelaksanaan. Dengan membuat to-do list atau jadwal harian lebih awal, seseorang dapat mengantisipasi kemungkinan gangguan dan menghindari pekerjaan yang kamu lakukan secara terburu-buru.

Setelah rencana harian tersusun, penting untuk mengategorikan tugas berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingannya. Salah satu metode yang sering digunakan adalah matriks manajemen waktu Eisenhower yang membagi aktivitas ke dalam empat kuadran, penting dan mendesak, penting tetapi tidak mendesak, tidak penting tapi mendesak, serta tidak penting dan tidak mendesak.

Baca Juga Berita :  Menumbuhkan Semangat dan Percaya Diri, Kunci Hadapi Tantangan Anak Muda

Dengan pembagian ini, seseorang dapat menentukan prioritas tugas yang harus segera kamu selesaikan dan mana yang bisa ditunda atau bahkan dihilangkan.

Cara Atur Manajemen Waktu

Tugas yang berada di kuadran penting dan mendesak harus menjadi prioritas utama karena memiliki dampak besar dan batas waktu yang ketat. Sementara itu, tugas penting tetapi tidak mendesak sebaiknya dijadwalkan dengan baik agar tidak berubah menjadi mendesak.

Tugas yang tidak penting namun mendesak, seperti permintaan mendadak dari orang lain, bisa dipertimbangkan untuk didelegasikan. Adapun tugas yang tidak penting dan tidak mendesak sebaiknya hindari karena cenderung membuang waktu.

Salah satu kebiasaan buruk yang harus perlu kita hindari dalam manajemen waktu adalah menunda-nunda pekerjaan. Prokrastinasi atau kebiasaan menunda hanya akan menumpuk beban kerja dan membuat seseorang kewalahan menjelang deadline.

Menunda waktu bukan hanya mempersempit peluang sukses, tetapi juga berdampak negatif terhadap kualitas pekerjaan yang pada akhirnya.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa Manfaatkan Waktu Libur untuk Healing Usai UAS

Rasa malas juga menjadi tantangan tersendiri yang harus kamu atasi. Dalam banyak kasus, kemalasan muncul karena tidak adanya tujuan yang jelas, kurangnya motivasi, atau lingkungan yang tidak mendukung produktivitas.

Untuk mengatasi hal ini, penting bagi seseorang untuk menetapkan tujuan harian yang realistis. Selain itu, dapat memecah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah terselesaikan.

Membiasakan diri menyelesaikan tugas lebih awal daripada menunggu waktu mepet dapat meningkatkan disiplin dan kepercayaan diri.

Selain itu, memiliki waktu cadangan dari penyelesaian tugas lebih awal memberi ruang untuk melakukan evaluasi, revisi, atau istirahat sejenak tanpa tekanan berlebih.

Pada akhirnya, manajemen waktu bukan hanya tentang menyelesaikan banyak hal dalam waktu singkat.  Tetapi tentang menyelesaikan hal-hal yang benar dengan cara yang teratur.

Dengan perencanaan H-1, pembagian prioritas yang tepat, serta disiplin dalam menghindari penundaan dan rasa malas, manajemen waktu yang baik dapat menjadi kunci kesuksesan di berbagai bidang kehidupan. (*)

*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs

Berita Terkait

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas
Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus
Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan
Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa
Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas
Tingkatkan Peluang Lolos, Ini Langkah Mempersiapkan Seleksi Beasiswa
Inovasi Mahasiswa Dorong Solusi Kreatif bagi Masyarakat
Suka Manis Tetap Bisa Diet dengan Pilihan yang Lebih Sehat
Berita ini 335 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:35 WITA

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:11 WITA

Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:54 WITA

Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:59 WITA

Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:50 WITA

Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas

Berita Terbaru

Potret Farida Patittingi saat Menyampaikan Laporan Tahunan Plt. Rektor pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Int.)

Agendasiana

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:37 WITA

Potret Lembaga Kemahasiswaan (LK) UNM saat Aksi Demonstrasi, (Dok. Profesi)

BEM UNM

BEM UNM Ikuti Munas BEM SI Meski Sebelumnya Nyatakan Mundur

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:33 WITA