PROFESI-UNM.COM – Banyak orang menganggap diet berarti harus berhenti mengonsumsi makanan manis. Padahal, keinginan menikmati rasa manis tetap bisa terpenuhi melalui cara yang lebih sehat. Kuncinya terletak pada pemilihan sumber rasa manis yang tepat serta pengaturan pola makan agar asupan kalori tetap terkendali.
Ahli gizi menjelaskan salah satu alternatif pemanis yang dapat menjadi pilihan, yaitu stevia. Pemanis alami ini berasal dari daun tanaman Stevia rebaudiana dan menghasilkan rasa manis tanpa memberikan kalori dalam jumlah signifikan.
Selain stevia, masyarakat juga dapat memperoleh rasa manis melalui bahan pangan alami, terutama buah-buahan. Apel, pisang, stroberi, mangga, pepaya, dan jeruk mengandung gula alami lengkap dengan serat, vitamin, serta mineral. Kandungan serat tersebut membantu memberikan rasa kenyang lebih lama daripada makanan atau minuman yang mengandung tambahan gula.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pakar kesehatan turut menyarankan pengurangan porsi makan secara bertahap, bukan sekaligus. Pengurangan porsi nasi, camilan tinggi gula, maupun makanan berkalori tinggi sedikit demi sedikit akan lebih mudah diterapkan sekaligus membantu tubuh beradaptasi tanpa memunculkan rasa lapar berlebihan. Kebiasaan memilih makanan berpemanis alami juga mampu menekan keinginan mengonsumsi hidangan penutup tinggi gula.
Sebagai contoh, minuman manis dapat tergantikan oleh infused water, yoghurt tanpa gula berpadu buah segar, atau oatmeal dengan irisan pisang sebagai pemanis alami. Langkah sederhana tersebut membantu membentuk kebiasaan makan yang lebih sehat dalam jangka panjang. (*)
*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs







