Bagi Mahasiswa UNM, Simak Asal Usul Nama Makassar

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 25 Februari 2018 - 10:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu ikon kota Makassar (Foto: Irham-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Bagi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) sendiri pasti tidak asing lagi mendengar nama Makassar. Terutama dengan Universitas tempat mereka menumpuh pendidikan juga menggunakan nama Makassar.

Selain nama Makassar yang tidak asing dikalangan mahasiswa UNM,  nama Ujung Pandang  juga tidak kalah asingnya. Berdasarkan sejarah, ternyata nama Makassar sejak awal sudah digunakan untuk nama Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya pernah bernama Ujung Pandang.

Polemik antara nama Makassar dan Ujung Pandang berawal pada saat nama Makassar yang sebenarnya diambil dari nama salah satu suku bangsa yang seluruhnya lokasi tersebut tidak seluruh penduduknya beretnik Makassar. Maka dari itu, keluar Peraturan Pemerintah No. 51 tahun 1971 yang mengubah menjadi Ujung Pandang, yang diambil dari nama sebuah kampung di Makassar dengan alasan politik.

Nama Ujung Pandang dulunya muncul pada saat pemerintahan Raja Gowa ke-X, Tunipala yang berdasarkan sejarah pada tahun 1545 juga mendirikan benteng dengan nama yang sama. Benteng  dengan nama Ujung Pandang yang dulu ia bangun kini telah beralih bernama Fort Rotterdam dan menjadi salah satu objek wisata di Makassar.

Baca Juga Berita :  Empat Rektor Hadiri Milad Asosiasi Profesor Indonesia ke-10

Meski dulunya dilatarbelakangi terjadi banyak pro dan kontra antara nama Ujung Pandang dan Makassar dibanyak kalangan terutama dikalangan para budayawan, seniman dan sejarawan. Akhirnya, nama Makassar yang digunakan untuk menjadi nama Ibu Kota dari Sulawesi Selatan dengan pertimbangan dunia Internasional lebih mengenal nama Makassar daripada Ujung Pandang. (*)


*Anggi Prakasi

Berita Terkait

Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX
Mahasiswa D4 Tata Boga Raih Juara 3 Duta FT 2026
Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026
Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 23:44 WITA

Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:45 WITA

Mahasiswa D4 Tata Boga Raih Juara 3 Duta FT 2026

Selasa, 28 April 2026 - 00:43 WITA

Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Berita Terbaru

Potret Hery Andika Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Langkah Konsisten Menuju Predikat Wisudawan Terbaik FIP

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:50 WITA

Potret Plt Rektor UNM Bersama Jajaran Pimpinan dan Pembicara pada Pembukaan Lontara International Conference 2026, (Foto: Alyani Fajrina, Nursyabri)

Tak Berkategori

Lontara International Conference 2026 Perluas Jejaring Akademik Global

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:45 WITA

Potret Meli Agreini Wisudawan Terbaik Satu Program Sarjana FSD UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Seni dan Desain

Meli Agreini Raih Predikat Wisudawan Terbaik Program Sarjana Fakultas Seni dan Desain

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:34 WITA