Antara Sahur Terlewat dan Jadwal Kuliah yang Padat

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mahasiswa mengantuk saat mengikuti perkuliahan selama Ramadan, (Foto: Int.)

Ilustrasi mahasiswa mengantuk saat mengikuti perkuliahan selama Ramadan, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Alarm yang berbunyi dini hari tidak selalu berhasil membangunkan mahasiswa untuk sahur. Di sisi lain, jadwal kuliah tetap dimulai sejak pagi tanpa perubahan selama Ramadan. Kondisi ini mendorong mahasiswa mencari cara agar tetap dapat mengikuti perkuliahan secara optimal meski sahur terlewat.

Perubahan ritme aktivitas pada malam hari menjadi salah satu penyebab utama. Ibadah, penyelesaian tugas, hingga diskusi daring membuat waktu tidur sebagian mahasiswa bergeser. Untuk mengurangi risiko kesiangan sahur, pengaturan ulang jam istirahat mulai diterapkan dengan membatasi aktivitas malam yang tidak mendesak.

Sebagian mahasiswa memilih menyelesaikan tugas lebih awal agar tidak perlu begadang. Pola belajar juga diatur ulang dengan memanfaatkan waktu setelah berbuka untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Dengan cara tersebut, waktu malam tidak sepenuhnya tersita hingga dini hari.

Selain pengaturan waktu tidur, penggunaan alarm berlapis menjadi solusi yang banyak dilakukan. Tidak sedikit mahasiswa memasang lebih dari satu pengingat atau meletakkan ponsel jauh dari tempat tidur agar terpaksa bangun saat alarm berbunyi. Bagi yang tinggal bersama teman, saling membangunkan menjadi langkah antisipasi agar sahur tidak terlewat.

Apabila sahur tetap tidak sempat dilakukan, mahasiswa menyesuaikan ritme aktivitas harian. Tugas berat dihindari pada siang hari dan dialihkan ke waktu setelah berbuka ketika kondisi tubuh lebih stabil. Sementara selama perkuliahan pagi, fokus diarahkan pada pencatatan materi dan partisipasi secukupnya agar tetap mengikuti alur pembelajaran.

Baca Juga Berita :  Tips Adaptasi Mahasiswa Salah Jurusan

Perencanaan mingguan juga diterapkan untuk mencegah penumpukan tugas yang dapat memicu begadang berulang. Dengan jadwal yang lebih terstruktur, risiko kesiangan sahur dapat ditekan dan aktivitas akademik tetap berjalan sesuai rencana.

Ramadan membawa perubahan pola aktivitas, namun perkuliahan tetap berlangsung sesuai jadwal. Melalui penyesuaian waktu tidur, pengaturan tugas, serta pengelolaan energi yang lebih terencana, mahasiswa berupaya menjaga keseimbangan antara kewajiban akademik dan ibadah puasa. (*)

*Reporter: Husnul Khatimah Hidir

Berita Terkait

Tips Memilih Kos bagi Mahasiswa Baru: Jangan Hanya Tergiur Harga Murah
Tips Kenal Alat untuk Menyambut Praktikum Pertama
Tips Cerdas Menyaring Propaganda
Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026
Modern dan Nyaman, Ini Rekomendasi Perpustakaan Hits Area Makassar-Gowa
Persiapan Mahasiswa Menyambut Semester Baru
Mengisi Waktu Libur Kuliah dengan Kegiatan Produktif
Mahasiswa Hadapi Tantangan Finansial di Tengah Inflasi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:41 WITA

Tips Memilih Kos bagi Mahasiswa Baru: Jangan Hanya Tergiur Harga Murah

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:10 WITA

Tips Kenal Alat untuk Menyambut Praktikum Pertama

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:00 WITA

Tips Cerdas Menyaring Propaganda

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:42 WITA

Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:30 WITA

Modern dan Nyaman, Ini Rekomendasi Perpustakaan Hits Area Makassar-Gowa

Berita Terbaru

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA